70 Preman Meresahkan Di Kota Palembang Terjaring Razia Pemberantasan Peremanisme

PN. Palembang, Sumsel. Guna mengindahkan Instruksi Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo tentang pemberantasan premanisme, sedikitnya 70 preman meresahkan di Kota Palembang, Provinsi sumatera selatan. diamankan selama empat hari terakhir. Dari 70 premanisme yang ‘nyambi’ sebagai juru parkir maupun pungli, Atau Pemalak , hanya enam diantaranya dilanjutkan karena terlibat perkara hukum lainnya.

“Razia premanisme ini, dalam rangka mengindahkan perintah pimpinan tertinggi, Kapolri, Kapolda Sumsel dan Kapolrestabes Palembang, dalam memerangi kejahatan. Jadi, kami tertibkan seluruh tempat yang dianggap rawan dan dijadikan tempat untuk mangkal pemalak,” Beber Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, didampingi Kanit Pidum, AKP Robert Perdamainan Sihombing dan Kasubnit Ranmor, Ipda Joni Palapa Senin (14/06/2021)

Tambahnya Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, dari 70 orang yang diamankan, hanya enam orang yang berkasnya dilanjutkan ke proses penyelidikan, sementara yang lainnya hanya dilakukan pendataan dan pembinaan, setelah itu dipulangkan.

“Dalam Razia ini keseluruhan, baik di Polrestabes Palembang, maupun polsek-polsek. Dari 70 orang tersebut, enam orang diantaranya naik ke proses lebih lanjut, karena terlibat dalam kasus pemerasan, sajam dan Ranmor. Namun, secara rinci belum bisa kami sampaikan, karena masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” Jelasnya.

IMG 20210614 WA0061

“Kompol Tri Wahyudi menjelaskan tujuan melakukan razia premanisme ini, tidak lain untuk menekan angka kejahatan di Kota Palembang.

“Razia ini akan terus kami lakukan, dnegan harapan untuk menekan angka kejahatan di Kota Palembang, dari bandit-bandit jalanan,” Tuturnya.

Pewarta : Fara Yunitasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *