Ada Apa? Ketua HAPI Kabupaten Bekasi Kuasa Hukum EA Sambangi Ditpropam Polda Banten

Bogor. penanews.net _ Jawa Barat. Ketua Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI) Kabupaten Bekasi Udi Jaelani.SH & Partner kuasa hukum EA wartawan terbaik Polda Banten yang juga Pimpinan Redaksi www.anekafakta.com sambangi Ditpropam Polda Banten terkait fitnah dan kriminalisasi pers yang diduga dilakukan oleh 3 perwira Polisi Polda Banten.

“Kami yang mendapat kuasa dari EA menyambangi Ditpropam Polda Banten dan diterima dengan baik oleh Iptu Endi mewakili pimpinan yang sedang tidak ditempat dan menjelaskan maksud kedatangan kami untuk mendorong proses pelaporan yang telah di lakukan EA sebelum memberikan kuasa pada kami.” kata Udi Jaelani. SH saat di konfirmasi awak media, Kamis, (23/12/2021) di Polda Banten.

“Adanya kegaduhan yang di lakukan oknum beacukai, oknum TNI dan oknum wartawan yang merusak pintu di salah satu pergudangan di Balaraja di Blok F. 10 yang tak pernah dibuka ke publik tentunya merugikan klien kami yang menimbulkan fitnah dan kriminalisasi pada EA. ” jelas Udi.

Udi Jaelani memaparkan bahwa EA dan tim investigasi media melakukan peliputan dan mendapati aktifitas ball press diduga illegal di “Kolam Raja” Blok.E22 yang telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian mulai dari Polsek Balaraja, Polresta Tangerang hingga Polda Banten pada tanggal 16 Desember 2021 dan tak ada kaitannya dengan kejadian pada tanggal 18 Desember 2021.

“Tentunya pernyataan oknum perwira polisi yang menyatakan bahwa EA memeras pengusaha 1 milliar rupiah harus dipertanggungjawabkan secara hukum, klien kami tak pernah bertemu pengusaha di TKP. ” tegasnya.

” Kami masih menunggu pelimpahan dari Divpropam Mabes Polri terkait laporan EA adanya kriminalisasi tersebut.” kata Iptu Hendi.

” Kami akan mengawal kriminalisasi dan fitnah kejam yang di lakukan oknum polisi Polda Banten dan besok kami akan menghadap Kompol. Edi mendampingi EA di Mabes Polri untuk memberikan keterangan terkait laporannya sekaligus menyerahkan surat kuasa dari kantor hukum kami.”pungkasnya. (Tim media/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *