oleh

Banjir Sungai Cimanceuri, Dede Suhendra Dorong Normalisasi dan Pembangunan Tanggul

Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Banjir melanda Kampung Karehkel, Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, serta Kampung Dago Girang, Desa Dago, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Bencana tersebut terjadi akibat luapan air Sungai Cimanceuri yang tidak mampu menampung debit air setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Akibat luapan sungai tersebut, sejumlah rumah warga terendam air dengan ketinggian bervariasi. Aktivitas warga terganggu, sementara sebagian masyarakat terpaksa menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman guna menghindari kerugian yang lebih besar.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Demokrat, Dede Suhendra, turun langsung ke lokasi banjir. Kehadirannya bertujuan untuk melakukan pengecekan secara langsung serta memberikan perhatian khusus kepada warga yang terdampak banjir.

Dede Suhendra meninjau beberapa titik rumah warga yang terendam dan berdialog langsung dengan masyarakat guna mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak akibat bencana tersebut. Ia menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi musibah.

Saat diwawancarai media penanews.net, Dede Suhendra menyampaikan bahwa banjir yang terjadi disebabkan oleh meluapnya Sungai Cimanceuri. “Hari ini saya melakukan pengecekan langsung ke lapangan terkait beberapa rumah warga yang kebanjiran akibat luapan Sungai Cimanceuri,” ujarnya. (11/1/2026).

Menurut Dede, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa Sungai Cimanceuri sangat membutuhkan penanganan serius. Ia menilai normalisasi sungai serta pembangunan tanggul di sepanjang aliran Sungai Cimanceuri merupakan langkah penting untuk mencegah banjir berulang setiap kali debit air meningkat.

Sebagai langkah awal, Dede Suhendra menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, serta Bupati atau Wakil Bupati Bogor. Ia berharap upaya tersebut dapat segera direalisasikan demi memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Cimanceuri.

 

 

 

Boim