Bhabinkamtibmas Desa Leuwimekar Berikan Himbauan Terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Kepada Warga Binaannya

Jurnalis : Boim

Bogor. penanews.net _ Jawa Barat. Bhabinkamtibmas sampaikan arahan terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kepada warga binaan. Bhabinkamtibmas Desa Leuwimekar, Bripka Andi TM, Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar, melakukan silaturahmi sekaligus memberikan himbauan kamtibmas kepada warga binaannya mengenai TPPO, yang bertempat di Kp. Suka Asih, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Minggu (25/06/2023).

Kapolres AKBP Dr. Iman Imanudin S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Leuwiliang, Kompol Agus Supriyanto S.H., M.H., menyampaikan beberapa himbauan mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pesan-pesan kamtibmas.

“Kepada masyarakat agar waspada dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Oleh karena itu, kami menghimbau untuk bersama-sama dengan Pemerintahan Desa, RT/RW, Tokoh Agama, dan Warga Masyarakat,” urainya.

“Agar selalu berhati-hati dan waspada tidak tergiur bujuk rayu dari perorangan/kelompok untuk menjadi PMI (Pekerja Migran Indonesia) melalui jalur ilegal.”

“Tindak Pidana Penjualan Orang merupakan tindak kriminal transnasional yang bertentangan dengan martabat, kemanusiaan, dan Hak Asasi Manusia (HAM).”

“Pelaku tindak pidana Penjualan Orang (TPPO) akan dikenakan Pasal 297 KUHP dan Undang-Undang No. 21 tahun 2007 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara,” urainya.

“Agar masyarakat waspada dan segera melaporkan ke pihak kepolisian bila ada orang yang tidak dikenal datang dan menawarkan uang untuk dijadikan pekerja dengan modus Imigran ke luar negeri.”

“Hanya memilih perusahaan yang legal bila mencari pekerjaan agar terjamin payung hukumnya,” pungkas Kapolsek Leuwiliang, Kompol Agus Supriyanto S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *