Kotabaru, penanews.net – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan meresmikan Ruang Sitotoksik Pelayanan Kemoterapi di RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS), Selasa (2/6/2026).
Peresmian ruang pelayanan kemoterapi tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, didampingi Sekretaris Daerah Eka Saprudin, Asisten I Minggu Basuki, Kepala Dinas Kesehatan Erwin Simanjuntak serta Pelaksana Tugas Direktur dr. Andi Karsapin bersama jajaran RSUD Pangeran Jaya Sumitra.
Bupati Muhammad Rusli menyampaikan kepada awak media bahwa layanan kemoterapi merupakan fasilitas yang belum dimiliki oleh semua rumah sakit. Karena itu, hadirnya ruang kemoterapi di RSUD PJS menjadi kebanggaan sekaligus bentuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kotabaru.
“Baru saja kita meresmikan ruangan kemoterapi. Biasanya pelayanan ini langka, tidak semua rumah sakit memilikinya. Alhamdulillah rumah sakit kita sudah memiliki layanan ini,” ujar Rusli.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan fasilitas kesehatan, termasuk pemenuhan sarana, prasarana, serta tenaga medis yang dibutuhkan demi kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
“Apapun kekurangan fasilitas, peralatan medis maupun tenaga kesehatan yang diperlukan, pemerintah daerah akan berupaya memenuhinya agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD PJS, dr. Andi Karsapin, menyambut baik diresmikannya Ruang Sitotoksik Pelayanan Kemoterapi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa RSUD PJS kini telah memiliki dokter spesialis onkologi, yang jumlahnya masih relatif terbatas di Indonesia.
Menurut dr. Andi, kehadiran layanan kemoterapi di Kotabaru sangat dibutuhkan karena selama ini banyak pasien kanker harus dirujuk ke luar daerah, khususnya ke Banjarmasin, untuk menjalani pengobatan.
“Banyak pasien di Kotabaru yang memerlukan kemoterapi. Sebelumnya, karena keterbatasan fasilitas, ada pasien yang tidak melanjutkan pengobatan. Jika harus ke Banjar, tentu membutuhkan biaya tambahan yang cukup besar,” jelasnya.
Dengan diresmikannya Ruang Sitotoksik Pelayanan Kemoterapi di RSUD Pangeran Jaya Sumitra, masyarakat Kotabaru kini dapat memperoleh layanan kemoterapi lebih dekat dengan tempat tinggal mereka, sehingga diharapkan dapat meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien kanker di daerah tersebut.
(Aswad)





