Bupati Subang Reynaldy Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menguatkan Negeri

Subang. Penanews.net _ Jawa Barat Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, http://S.IP., menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Subang, Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, http://S.Si., M.M.

Peringatan Hari Santri Nasional ke-11 kali ini mengangkat tema *”Santri Menguatkan Negeri Menuju Subang Ngabret Indonesia Emas”* dan diawali dengan pembacaan Naskah Resolusi Jihad oleh Ketua PCNU Kabupaten Subang, K.H. Satibi. Resolusi Jihad tersebut merupakan salah satu dasar historis diperingatinya Hari Santri Nasional.

Selain pembacaan Resolusi Jihad, dalam upacara tersebut juga dilakukan pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Rayyan Maulana Alrasid, santri Pondok Pesantren Mumtaz Mizani, dan pembacaan Ikrar Santri oleh Razita Naura Dhafim Sugiarto, santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Jalal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyerahkan sejumlah penghargaan, di antaranya:

*1. Pencetus Senam Santri Subang Ngabret Tahun 2026;*

*2. Apresiasi Piala dan Sertifikat kepada Pondok Pesantren Berprestasi:*
– Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Jalal Subang, siswi MTsN 1 Subang atas nama Nissa Ainun Mahya (Juara 1 Karateka Internasional) pada Kejuaraan Internasional SENKAIDO Series VIII 2026 di GOR Ciracas Jakarta Timur, 15-18 Oktober 2026;
– Pondok Pesantren Al-Istiqomah Tanjungsiang sebagai Juara 1 Choral Speaking Antar Pondok Pesantren Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026;

*3. Penyerahan hasil Lomba Bedah Kitab Tijan Ad-Darori Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Subang 2026:*
– Juara 1: Siti Nur Awwaliyah (Pondok Pesantren Al-Istiqomah Tanjungsiang);
– Juara 2: Dendi Adriansyah (Pondok Pesantren Miftahul Hikmah Pagaden);
– Juara 3: Nurul Afifatul Wafiyah (Pondok Pesantren Az-Zahra Cibatu Tanjungsiang).

Selain menyerahkan penghargaan, Bupati Kang Rey didampingi Wakil Bupati Kang Akur juga melaksanakan Pelepasan Kontingen PORSADIN (Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah) Kabupaten Subang yang akan mengikuti PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Cianjur.

Dalam amanatnya, Kang Rey membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA., yang menekankan bahwa Peringatan Hari Santri Nasional adalah untuk mengenang jasa santri dalam kemerdekaan sekaligus mengingatkan peran santri dalam pembangunan.

“Hari Santri yang kita peringati setiap tanggal 22 Oktober ini merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mengajarkan kepada kita bahwa santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama, melainkan juga bagian penting dari perjalanan bangsa. Karena itu, mengenang jasa para pendahulu tidak cukup hanya dengan upacara dan seremonial, kita harus melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian, karya, dan kontribusi nyata bagi Indonesia,” bacanya.

Kang Rey juga berpesan agar santri terus meningkatkan kapasitas diri dan bersungguh-sungguh, karena santri memiliki peran besar dalam kemajuan daerah.

“Sebagaimana pesan yang sering kita dengar di pesantren, _man jadda wajada_, barang siapa bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil. Pesantren memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter bangsa,” ungkapnya.

Ia pun mengapresiasi langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang membentuk Direktorat Jenderal Pesantren sebagai langkah nyata dalam pemajuan pesantren.

“Alhamdulillah, di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Agama kini memiliki Direktorat Jenderal Pesantren yang secara khusus menangani pengembangan dan penguatan pesantren,” jelasnya.

Kang Rey menegaskan bahwa Peringatan Hari Santri bukan hanya milik santri atau kaum muslim, namun milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan dan menjunjung tinggi gotong royong.

“Hari Santri juga bukan hanya milik umat Islam. Hari Santri adalah milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan, maka mari kita jadikan peringatan Hari Santri ini sebagai momentum untuk memperkuat gotong royong dan melanjutkan perjuangan para ulama serta pahlawan dengan cara terbaik pada zaman kita,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Kang Rey berpesan agar santri menjadi katalis kemajuan negeri dengan tetap mempertahankan tradisi dan kesatuan bangsa.

“Teruslah menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri untuk negeri. Jadilah santri yang menguatkan negeri menuju Indonesia Emas. Semoga setiap langkah dan perjuangan kita senantiasa mendapat ridha serta keberkahan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tutupnya.

Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Subang tersebut ditutup dengan kemeriahan Gebyar Senam Santri Subang Ngabret.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang, para Asisten Daerah Setda Kabupaten Subang, para Kepala Perangkat Daerah, serta tamu undangan lainnya.

Indri