Biak Numfor/Oridek, penanews.net – Suasana di Kantor Distrik Oridek, kabupaten Biak Numfor, provinsi Papua, hari ini, Senin, 14 September 2026, terasa begitu hangat dan penuh senyuman. Sejak pagi, warga dari Kampung Wadibu tampak kompak datangi kantor distrik. Bukan tanpa alasan, kehadiran mereka hari ini adalah untuk mengurus penandatanganan buku tabungan (spesimen) yang dilakukan bersama dengan pihak Bank Papua.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang dinanti-nanti setelah nama mereka resmi terdaftar dalam program bantuan Bedah Rumah Merah Putih Anggaran 2026 dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.
Program yang sangat bagus ini sebenarnya sudah mulai berjalan sejak tahap pendataan pada tahun 2025 lalu. Setelah nama-nama masyarakat penerima manfaat dikirimkan ke pemerintah pusat, tim teknis langsung turun ke lapangan untuk memvalidasi data berdasarkan Kartu Keluarga (KK). Setelah proses yang panjang, barulah di tahun anggaran 2026 ini bantuan tersebut resmi direalisasikan.
Sebagai Pemerintah Kampung Wadibu, Kepala Kampung mengaku sangat antusias dan gembira melihat warganya berkumpul hari ini. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya karena masyarakat di kampungnya masih mendapatkan perhatian besar dari pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian PKP.
Untuk Kampung Wadibu sendiri, tercatat ada 8 Kepala Keluarga (KK) yang beruntung mendapatkan program Bedah Rumah Merah Putih ini. Kepala Kampung Arie Lemi Ansek pun menitipkan pesan hangat bagi warganya yang hadir di kantor distrik hari ini.
“Saya berharap kepada 8 KK penerima manfaat di Kampung Wadibu, mari kita terima bantuan ini dengan baik dan jangan lupa untuk bersyukur. Nanti ketika bahan-bahan bangunan sudah mulai di-drop ke kampung, gunakanlah dengan sebaik mungkin agar rehabilitasi rumah kita ini bisa selesai 100 persen dan menjadi hunian yang layak,” ungkap Arie Lemi. Ansek santai namun penuh harap.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program dari 8 KK ini akan menjadi nilai tambah yang penting bagi kemajuan kampung. Jika pembangunannya sukses tanpa kendala, pemerintah pusat tentu akan memberikan perhatian lebih dan tidak menutup kemungkinan bantuan serupa akan kembali mengalir ke Kampung Wadibu di masa depan.
Lebih lanjut, momen berkumpulnya warga hari ini juga dimanfaatkan Kepala Kampung untuk mengajak seluruh masyarakat Wadibu terus menjaga keharmonisan. Ia berharap tidak ada perbedaan atau sekat di antara warga, melainkan saling merangkul untuk membawa kampung tercinta bergerak maju mengikuti era globalisasi.
Acara kumpul-kembal di kantor distrik Oridek Senin ini akhirnya berjalan dengan lancar dan penuh rasa syukur. Bagi warga Kampung Wadibu, momen hari ini bukan sekadar urusan tanda tangan di atas kertas bersama Bank Papua, tapi merupakan awal dari gotong royong membangun rumah yang lebih nyaman.
Dengan semangat kebersamaan yang terjaga hari ini, warga berharap proses renovasi 8 rumah keluarga di Wadibu bisa selesai dengan baik dan membawa perubahan positif bagi kemajuan kampung ke depan.











