DILEMA HIDUP DALAM BERNEGARA

DILEMA HIDUP DALAM BERNEGARA

Karya : Aie Ervit

“Betapa indah dan mahalnya harga suatu kedamaian, kebersamaan dan kasih sayang. Namun suasana itu cenderung diabaikan disaat manusia mengikuti egonya begitu obsesi dan ambisius menuruti setiap kata hati, keinginan dan keserakahannya.

Sungguh setiap perdamaian terletak diantara dua peperangan dan setiap peperangan selalu menunggu diantara dua perdamaian.

Berharganya perdamaian karena manusia sudah lelah dan bosan bertikai, dan saat manusia menikmati indahnya perdamaian manusia malah mempersiapkan kekuatan untuk berperang lagi.

Sebagian besar kejahatan itu selalu terjadi menimpa umat manusia karena kepercayaan yang keliru dari sang penguasa, dimana menurutnya kehidupan dapat dibuat aman, dapat dibuat tunduk patuh dengannya dengan menggunakan kekerasan dan tipu-daya.

Sungguh dilematis kehidupan pemerintahan demokratis, disatu sisi pemerintah ingin berkuasa melalui system demokratis, sementara hidup matinya pemerintahan lebih ditentukan oleh para pelaku bisnis (para konglomerat) melalui penguasaan ekonomi dan hajat hidup orang banyak, dan merekalah yang paling banyak memberikan kontribusi untuk membiayai hidupnya pemerintahan yang demokratis dan mereka pulalah yang banyak mempengaruhi arah perpolitikan dan kebijakan publik yang diambil pihak pemerintah.

Hanya kekuatan ekonomi rakyat banyaklah yang dapat menyelamatkan system pemerintahan yang demokratis, bukan monopoli dan oligopoli dari para konglomerat saja seperti yang ada sekarang ini dibanyak negara yang sedang berkembang.

Semoga jadi renungan pendewasaan bagi kita sebagai rakyat yang hidup berbangsa dan bernegara, Aamiin

FB IMG 16084211849102865

~Aie Ervit~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *