oleh

Disdukcapil Garut, Pelayanan Prioritas Cetak KTP el Keluraga Lansia

 

 

Garut Tarogong, penanews.net Jawa Barat- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut memberikan Pelayanan Prioritas KTP el Kepada Keluarga Lansia, yang ada di kabupaten Garut untuk Edah (72 Th), Saud (79), Aliyah (88.Th), Ibuy (84 Th).

Selajutnya KTP el, yang diterima oleh Lansia tersebut merupakan layanan khusus jemput bola pengambilan data, untuk para lansia yang sudah melaksanaan perekaman dikecamatan, sementara ini untuk pencetakan KTP el dilaksanakan di Disdukcapil secara langsung. Jum’at, 26/11/2021

Kabid Adminduk Disdukcapil Kabupaten Garut Dra. Pepi Tresnawati menyampaikan, tujuan diberikannya pelayanan prioritas kepada lansia, difabel, lbu hamil, dan ibu yang memiliki balita, untuk menumbuhkan rasa empati kepada masyarakat yang membutuhkan secara khusus.

“Untuk diketahui bersama bahwa semua pencetakan administrasi kependudukan semua gratis”. Tegasnya

Hal senada disampaikan Staf Adminduk Budi, menurutnya warga kabupaten Garut dalam sehari proses pencatakan KTP elektronik rata rata mencapai di atas 200 keping dalam satu hari, sementara untuk lansia, Ibu hamil, dan Ibu menyusui disediakan tempat khusus, dan diprioritaskan.

Mengenai pencetakan KTP el di Disdukcapil semua langsung selasai, selama data itu semua sudah benar, maka untuk menghindari kesalahan semua data di KK harus benar, dan harus dengan orang yang bersangkutan atau keluarga yang ada di KK, guna menghindari kesalahan dan penyalah gunaan identitas. Tandasnya

Salah satu warga Fahmi Sakilah menyampaikan ucapan terima kasih atas pelayanan untuk pencetakan KTP el, untuk ibu yang membawa anak usia baliata, dan lansia yang diberikan tempat khusus, sehingga kami bisa nyaman dan lebih di prioritaskan. Ungkapnya

Ditempat terpisah Anggota Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Hj. Euis sangat mengapresiasi terhadap pelayanan Disdukcapil Garut khusus untuk para lansia, karena para lansia yang ada, rata belum memiliki KTP elektrik.

Maka dengan adanya jemput bola itu sangat efektif, sehingga secara bertahap para lansia akan memiliki identitas yang terintegrasi dengan sistem, dengan seperti itu akan mempermudah akses untuk pendataan lansia dan penyaluran bantuan sosial pemerintah. Pungkasnya

(Beni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed