Dua Bulan PROGRAM PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN Turunkan Jumlah KTMDU

Indriani

Subang. Penanews.net _ Jawa Barat Sampai dengan akhir November 2023, tercatat ada 454.566 potensi kendaraan bermotor roda 2 dan roda 4 di Subang.

Dari jumlah tersebut sebanyak kurang lebih 142.661 kendaraan belum melakukan daftar ulang (KTMDU) atau menunggak pajak.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Subang, Lovita Adriana Rosa mengungkapkan angka KTMDU menurun seiring dengan diluncurkannya Program Pemutihan Pajak Kendaraan sejak 16 Oktober lalu.

“Terdapat penurunan jumlah yang cukup signifikan dari bulan-bulan sebelumnya yakni sekitar 152 ribu KTMDU, menjadi 140 ribuan per 15 Desember 2023“ jelas Lovita (Sabtu, 16/12/2023).

Turunnya jumlah KTMDU sebanyak kurang lebih 12 ribu kendaraan R2 dan R4 mencerminkan bahwa masyarakat menganggap  pentingnya tertib administrasi terhadap status kepemilikan kendaraan. Selanjutnya dikatakan Lovita Adriana Rosa masih banyaknya KTMDU disebabkan antara lain kendaraan sudah rusak, kendaraan hilang tetapi belum lapor polisi, kendaraan pindah tangan, pemilik kendaraan belum memiliki uang untuk membayar pajak, dan lain-lain.

“Oleh karenanya Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang diluncurkan sejak 16 Oktober dan akan berakhir 16 Desember ini disambut antusias oleh masyarakat wajib pajak di Kab. Subang.

Dalam 2 bulan ini kami telah menerima realisasi pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) sampai dengan 15 Desember 2023 sebanyak 96,23% atau Rp. 157,664 milyar dari target 163,850 milyar rupiah,” jelas Lovita.

Menurut Lovita, pemberian program insentif melalui pemutihan PKB dan pemberian diskon pajak, bukannya tanpa tujuan, tetapi untuk sama-sama mendapatkan manfaat antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“pemerintah daerah mendapatkan ketersediaan dana untuk membuayai pembangunan, dan bagi wajib pajak kendaraan tentu saja meringankan kewajiban mereka dengan penghapusan denda menunggak pajak ataupun mendapatkan diskon bagi yang membeli kendaraan baru,” lanjut Lovita.

Pada kesempatan yang sama Lovita berharap agar pemilik kendaraan memperhatikan waktu pembayaran pajak dan segera menyesuaikan dengan aturan yang berlaku sehingga tidak merugikan pemilik kendaraan karena status kendaraan yang dikuasainya.

“Untuk itu, Saya meminta masyarakat untuk melihat kondisi STNK mereka apakah masih berlaku atau tidak. Karena biasanya mereka itu lupa bayar pajak. Pajak ini penting karena ada bukti pengesahan yang diberikan. Untuk membuktikan kalau motor jelas asal-usulnya.

Kemudian untuk yang beli motor bekas. Segera untuk melakukan proses balik nama sehingga tidak mengalami kendala atau kesulitan kedepannya,” papar Lovita.

Selanjutnya, dengan berakhirnya Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Jawa Barat selama dua bulan ini, Lovita mengucapkan terimakasih kepada semua stakeholder terkait, mitra kerja kami kepolisian, bjb dan Jasa Raharja atas kerjasama dan kolaborasi yang baik sehingga pelaksanaan pemutihan PKB bisa berjalan dengan lancar. Lovita juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para wajib pajak di Subang  yang atas kesadarannya telah menunaikan kewajibannya sebagai warga Jawa Barat yang taat pajak karena “Pajakmu Untuk Jawa Baratmu.”
(*Sumber : Kepala P3DW Subang – Lovita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *