Dugaan Masyarakat Karpote Kejaksaan Negri Bangkalan Kehilangan Taring

Bangkalan penanews.net- Jawa Timur masyarakat karpote kembali mendatangi KEJARI (Kejaksaan Negeri) bangkalan pada hari rabu tanggal 08-12-2021 berjumlah kurang lebih sepuluh orang,sebagai tindak lanjut dari hari senin tanggal 06-12-2021, karena pada hari tersebut masyarakat tidak bisa menemui kasie intel KEJARI Bangkalan yang menurut staff nya bahwa kasie intel (Dedi frangki) sedang ada tugas luar, maka dari itu masyarakat datang kembali guna menanyakan sampai mana perkembangan kasus tipikor yang telah terjadi di desa karpote.

Menurut masyarakat karpote yang berinisial S,A menuturkan kepada awak media, .babwa masyarkat kurang puas dengan jawaban dari Kajari, sebab jawaban nya terkesan menutup nutupi perkembangan kasus ini mas, lagi pula ini instansi pemerintah masa sampai bersumpah demi ALLOH demi ROSUL di hadapan masyarakat,kami masyarakat mas bukan petugas pengambil sumpah seperti saat pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat mas tutur nya

Dan ada lagi masyarakat yang enggan di sebut namanya mengatakan kami kesini untuk mencari keadilan, ketegasan dari APH(Aparatur Penegak Hukum) KEJARI bangkalan karena selama ini KEJARI saya nilai kok melempem seperti krupuk kena angin mas, terlepas dari penangkapanya mantan kades Karpote MA, yang kami sayangkan kenapa MHP ini kok bebas dari jeratan hukum?, padahal M,H,P ini yang punya wewenang sebagai bendahara masa bakti 2015 sampai 2020,

Terpisah di kala.awak media ini mewawancarai dari pihak KEJARI melalui utusan nya KAJARI Dedi franki menjelaskan saat, semua kasus tipikor inj kami (kejari) bangkaln menegaskan semua ini masyarkat karpote di harap bersabar dan di harap, kala persidangan di gelar silahkan masyarakat karpote hadir menyaksikan berjalannya sidang serta di singgung lagi terkait bendahara desa karpote sudah di panggil dan status nya masih sebagai saksi tegasnya.

 

 

Pewarta : Adi

Red05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *