E. Kosasih Kades Curug Bitung, Vaksin Bukan Sarat Utama Pembagian BLT Minyak Goreng

Bogor. penanews.net _ Jawa Barat. Penyaluran bantuan langsung tunai minyak goreng yang pertama kali didapatkan oleh pemerintah desa curug bitung untuk masyarakatnya, dengan cara di bagikan langsung di kantor desa oleh pihak PT. Pos Indonesia. Sebesar 500 ribu rupiah per KPM nya (keluarga penerima manfaat).

Namun banyak isu yang beredar kuat di masyarakat mengenai pemberian bantuan langsung tunai, apabila penerima bantuan belum ada surat vaksin dan penerima harus di vaksin langsung di tempat, dan akan membatalkan ibadah puasanya.

Sebelum dibagikan BLT minyak goreng, terlebih dahulu pemdes sosialisasi kepada penerima manfaat. Akan tetapi berita isu isu yang kurang mengindahkan di masyarakat di bantahkan langsung oleh kepala desa dan ketua MUI kecamatan di saat sebelum pembagian bantuan dimulai.

“Pemdes menyelipkan karena vaksinasi juga salah satu program pemerintah yang harus di laksanakan, maka dari itu, barang kali masyarakat yang belum di vaksin yang ke dua atau ke tiga karena untuk desa curug bitung masih terbilang minim, maka dari itu, kami bekerja sama dengan dinkes tingkat kecamatan untuk mengadakan vaksin gratis di desa bersamaan dengan pembagian BLT migor, bukan diharuskan yang utama untuk vaksinasi terlebih dahulu, melainkan meningkatkan vaksinasi untuk masyarakat yang mau di vaksin kedua dan ketiga demi kesehatan masyarakat. Serta mendukung program pemerintah. Yang mau di vaksin silahkan, yang tidak di vaksinpun tidak apa apa, dan bisa ambil bantuan blt” ucap kades engkosasih saat mengatakan kepada awak media di sela sela berlangsung vaksinasi dan pembagian BLT minyak goreng. Selasa, (20/4/2022).

“Harapan saya semua berjalan lancar, sesuai dengan penerimanya tidak ada hal lain yang diluar dugaan kami, termsuk tidak ada pemotongan. Uang segitu cukup untuk masyarakat yang menerimanya” harap kades.

Masih ditempat yang sama, menurut muhamad nur zaman Ketua MUI kecamatan nanggung mengatakatan “saya menghimbau kepada bapak ibu bahwa di suntik vaksin di bulan puasa tidak membatalkan puasa, itu menurut hukum piqih, karena yang dimasukan jarum bukan kelubang hidung atau telinga dan lainnya, melainkan disuntik di bagian tangan atas. Jadi tidak membatalkan puasa” Tegasnya

 

Dayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *