Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Festival Film Kabupaten Bogor kembali akan di gelar dan siap menjadi rumah bagi para sineas daerah. Tahun ini, FFKB mengusung semangat kemandirian dan penguatan ekonomi kreatif.
Ketua Panitia FFKB 2026, TB Ule Sulaeman mengatakan FFKB ini adalah panggung kemandirian bagi sineas Kabupaten Bogor yang ada di 40 wilayah kecamatan.
“Kami ingin membuktikan bahwa Kabupaten Bogor punya cerita, punya talenta, dan punya industri yang bisa kita bangun sendiri,” ujar TB Ule Sulaeman kepada wartawan, Sabtu 12 September 2026.
TB Ule menambahkan, FFKB 2026 memilih tagline “From A Simple Story” dipilih karena FFKB ingin mengangkat kisah-kisah yang lahir dari keseharian masyarakat Bogor.
“Kita tidak perlu cerita yang ribet. Cerita sederhana tentang sawah, gunung, budaya, dan manusia Bogor dan itu justru yang paling kuat. Dari situlah industri perfilman kita bisa tumbuh,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa FFKB 2026 bukan hanya soal lomba dan pemutaran film. Adapula rangkaian workshop, monitoring lokasi, dan pembinaan yang dilakukan agar karya sineas Bogor naik kelas.
Lebih jauh, TB Ule menyebut FFKB adalah bagian dari gerakan ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor. “Kalau filmnya hidup, kru-nya hidup, vendor nya hidup, pariwisatanya juga hidup. Ini menjadi efek berganda,” katanya.
Ia juga mengutip falsafah Sunda yaitu ‘Mulih Kajati Mulang Ka Asal sebagai benang merah FFKB 2026. “Kembali ke jati diri. Bikin film yang berakar di Bogor, untuk Bogor, dan dibanggakan oleh Bogor,” tegasnya.
TB Ule memastikan panitia akan terus membuka ruang kreativitas dan kesempatam seluas – luasnya bagi sineas muda Kabupaten Bogor. Maka ditargetkan akan ada 1 karya film dihasilkan dari satu kecamatan.
“Target kita jelas. Menjadikan Kabupaten Bogor sebagai Kota Film. Dan itu akan dimulai dari FFKB,” pungkasnya.
Boim / Fahry











