Kotabaru, penanews.net – Festival olahraga masyarakat yang melibatkan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Indonesia Taekwondo Fun (ITF), Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI), dan Asosiasi Seni Tarung (ASTA) kembali digelar di Lantai III Limbur Raya, Kabupaten Kotabaru, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diselenggarakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kotabaru. Festival ini menjadi wadah bagi para pegiat olahraga masyarakat untuk menunjukkan kemampuan, mengasah keterampilan, sekaligus meraih prestasi melalui kompetisi yang sportif.
Sebelumnya, rangkaian festival serupa telah dilaksanakan di dua lokasi, yakni Langkang Baru dan Lapangan Futsal Alwesta. Pelaksanaan di Limbur Raya menjadi kelanjutan dari kegiatan tersebut dengan menghadirkan antusiasme para peserta yang ingin menunjukkan hasil latihan mereka.
Tingginya semangat para pegiat terlihat dari keseriusan peserta saat mengikuti pertandingan. Selain mengejar kemenangan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk menambah pengalaman bertanding, membangun rasa percaya diri, serta mempererat kebersamaan antarpelaku olahraga masyarakat.
Salah seorang pegiat Taekwondo, Muhammad Zaki Al-Makhri, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih dalam festival tersebut. Ia menyebutkan, timnya berhasil membawa pulang tiga medali, terdiri atas dua medali perunggu dan satu medali emas, serta memperoleh penghargaan juara terbaik.
“Alhamdulillah kami membawa tiga medali, dua perunggu dan satu medali emas. Kami juga mendapatkan juara terbaik,” ucapnya.
Zaki menegaskan, pencapaian tersebut akan menjadi motivasi bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk terus belajar serta meningkatkan kemampuan. Ia berharap, melalui latihan yang lebih maksimal, mereka dapat meraih hasil yang lebih baik pada festival berikutnya.
“Kami akan terus belajar dan mengasah kemampuan agar pada festival selanjutnya bisa meraih semua medali emas,” tegasnya.
Sementara itu, Alga Fadila menilai festival tersebut berlangsung seru dan memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Meski sempat merasa gugup ketika bertanding, ia tetap berusaha memberikan penampilan terbaiknya.
Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi seperti ini dapat membantu peserta membangun mental bertanding dan melatih keberanian menghadapi lawan.
Hal senada disampaikan Salsa, pegiat Inorga PPSI, yang mengaku bersyukur atas keberhasilannya meraih juara pertama. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekaligus dorongan baginya untuk terus berlatih dan mempertahankan pencapaian pada kompetisi mendatang.
Festival olahraga masyarakat ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk semakin aktif berolahraga. Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai Inorga, KORMI Kabupaten Kotabaru turut membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi, menjaga kebugaran, dan menumbuhkan semangat berprestasi.
Dengan berlanjutnya rangkaian festival tersebut, para pegiat olahraga masyarakat di Kotabaru diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat budaya hidup sehat melalui olahraga.
(Aswad)





