Gara -Gara Sampah Liar, Pengelola Pasar Parung Rugi Puluhan Juta Perbulan

GARA-GARA SAMPAH LIAR, PENGELOLA PASAR PARUNG RUGI PULUHAN JUTA PERBULAN

IMG 20201216 WA0011

Penulis : Boim / Fahri
Editor    : Redaksi

Penanews.my.id-Bogor, 16/12/2020, Jawa Barat. Banyaknya sampah liar yang berserakan dan menumpuk tak karuan di sekitar wilayah Pasar Parung, di keluhkan masyarakat. Pasalnya, tumpukan sampah liar terus bertambah dan sepertinya tidak dikelola atau ditangani dengan baik oleh pihak – pihak terkait.

Seperti diungkapkan Harun (42) seorang warga yang tinggal di komplek perumahan dekitar Pasar Parung, Kecamatan Parung. Menurutnya, sampah – sampah berserakan dan menumpuk tidak karuan, sehingga menyebabkan bau busuk dan terlihat sangat kumuh.

Baca Juga : https://penanews.my.id/berita/2485/tragedi-hukum-dan-kemanusiaan-bangsa-indonesia-2020/

“Lihat saja tumpukan sampah yang ada di jalan samping pasar Parung, arah ke kampung Tulang Kuning Desa Waru. Sangat kotor, kumuh dan menjijikan.” Ungkap Harun, Selasa (16/12/2020).

Dikonfirmasi masalah sampah di area Pasar Parung, Kepala Unit Pasar Parung PD. Pasar Tohaga justeru mengaku pihaknya sangat dirugikan demgan banyaknya sampah liar. “Setiap bulan, kami merugi sekitar 30 juta rupiah, karena adanya sampah liar. Yang pasti sampah itu dari orang luar yang sengaja membuang sampah ke dalam area pasar,” paparnya.

Andang menjelaskan, kerugian akibat adanya sampah tersebut telah berlangsung tahunan, karena pihaknya harus mengeluarkan biaya angkut sampah lebih banyak. “Padahal volume sampah pasar yang aslinya, tidak separah atau sebanyak ini. Tapi mau gimana lagi, banyak oknum yang sengaja buang sampah ke dalam area pasar,” cetusnya.

Baca Juga : https://penanews.my.id/berita/2479/sikap-tanggap-babinsa-desa-sukasenang-bersama-upt-pupr-banyuresmi-tangani-anjloknya-jalan-cinta-rama/

Terkait sampah yang berserakan dan menumpuk diluar area pasar, Andang Iskandar mengatakan itu bukan tanggungjawab pihak PD Pasar Tohaga. Ia menegaskan, itu tugas pemerintah desa atau pengurus lingkungan setempat. “Seharusnya di wilayah – wilayah desa ada tempat pembuangan sampah (TPS). Lalu ketjasama dengan pihak DLHK agar diangkut.” Pungkasnya.

IMG 20201216 WA0012

~ Banyaknya sampah liar yang berserakan dan menumpuk tak karuan di sekitar wilayah Pasar Parung, di keluhkan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *