oleh

HANYA DENGAN TAUHID DAN JIHAD FISABILILLAH DIEN ISLAM AKAN TEGAK!!

Jakarta, penanews.net DKI- Jika menjayakan umat ini cukup hanya berdakwah keliling, sambil bawa kompor, nginap berpidah-pindah masjid, maka Rasulullah dan para sahabatnya tidak usah lelah Dakwah, hijrah dan jihad.

Jika menjayakan Islam cukup dengan mengumpulkan massa lalu berorasi, maka Rasulullah dan sahabatnya tidak perlu mengangkat pedang.

Jika menjayakan Dien ini cukup hanya tarbiyah, taklim, khutbah, diskusi, memperbanyak halaqah, maka tidak perlu Rasulullah dan sahabatnya berdarah-darah memerangi kuffar.

Sungguh agama ini tidak mungkin tegak kecuali lewat metode dakwah dan jihad, al qur’an dan pedang. Tanpa pedang, al qur’an tidak akan terjaga, tidak mungkin bisa diamalkan secara kaffah.

Cukuplah bukti penyimpangan bagi kelompok2 dakwah ketika mereka tidak mempedulikan jihad.

Bahkan mereka seakan menganggap metodenya yg paling baik dan menuduh metode Rasulullah keliru.

Dan kau dapati mereka pasti menolak Daulah Islam disyam, karena Daulah telah menerapkannya.

Sebenarnya yg mereka maksud adalah, tidak ada tempat dan jihad bagi kaum Muslimin hari ini.

Laa Ilaaha illallah itu adalah: kufur kpd thogut dan iman kpd Allah.
(QS Al Baqarah : 256)

Manakala adalah salah satunya belum engkau realisasikan, engkau bukan muslim.

Kufur kepada thogut menuntut BARA’, dan BARA’ menuntut adanya takfir (pengkafiran), meninggalkan, membenci dan memusuhi pelaku kesyirikan.
(QS Al Mumtahanah : 4)

Dan salah satu pentolan thogut adalah: penguasa yg menerapkan hukum selain hukum Allah.

Pertanyaannya!!
Sudahkah engkau, BARA’ kepadanya, atau justru engkau akrab bermajelis dengannya, Menutup-nutupi kekufurannya, senantiasa membela-belanya??

Sumber: Daawah khazanah Islami

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.