Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Kegiatan Jum’at Keliling (JUMLING) tingkat Kabupaten Bogor kembali digelar pada Jumat, 25 Juli 2025. Kali ini, acara diselenggarakan di Masjid Jami Al Arofah, Kampung Pagutan RT 05/02, Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kegiatan dimulai pukul 12.00 WIB dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta penuh kekhidmatan.
JUMLING yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bogor ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga. Camat Rumpin, Icang Aliudin, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran para pejabat dalam JUMLING bukan sekadar simbolis, melainkan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat.
“Melalui kegiatan Jum’at Keliling ini, kami tidak hanya ingin bersilaturahmi, tapi juga mendengar langsung aspirasi masyarakat, melihat kondisi lingkungan, serta menjalin hubungan yang harmonis antara pemerintah, tokoh agama, dan warga. Ini adalah wujud pelayanan yang humanis dari kami kepada masyarakat,” ujar Icang Aliudin.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini memperkuat sinergi lintas sektor, baik dari unsur kecamatan, kepolisian, TNI, hingga lembaga keagamaan. “Kebersamaan seperti ini harus terus kita rawat. Pemerintah tidak boleh berada di menara gading, tapi harus hadir langsung di tengah-tengah masyarakat, apalagi di tempat ibadah seperti masjid,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Bogor menyerahkan bantuan dana sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) untuk Masjid Jami Al Arofah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dan diterima langsung oleh pengurus masjid guna menunjang kebutuhan operasional dan perawatan fasilitas ibadah.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kabid Hub Kabupaten Bogor Risnandar, Kasi Kejaksaan Kabupaten Bogor Ikhsan, Kapolsek Rumpin AKP Suyoko, Kapten Inf Mulyadi Danramil Rumpin Kapten Inf Mulyadi, Ketua MUI Kecamatan Rumpin Adi, Ustadz Baha, serta Robi Kepala Desa Rumpin, Serka Suherman Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, dan masyarakat Kampung Pagutan.
Dalam khutbah dan tausyiah yang disampaikan oleh ulama setempat, para jamaah diajak untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan menjaga persatuan di tengah dinamika sosial yang terjadi saat ini. Masyarakat menyambut dengan antusias kegiatan JUMLING ini dan berharap dapat terus dilanjutkan secara berkala.
Acara berakhir dengan doa bersama dan ramah tamah antara pejabat dan warga. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan rakyatnya.
(Boim)





