K E S A N

K E S A N

Apa yang begitu banyak menyita dan diperdulikan dalam perasaan kita sebagai manusia, tidak lain adalah
Pikiran dan hati setiap hari selalu terusik dengan kesan-kesan kehidupan yang datang dari semua arah dari yang kita lihat, dengar dan alami.

Kesanlah yang membuat kita menilai, menyukai, membenci dan mengenang seseorang dalam hidup ini.
Kesan yang membuat kita hanyut dalam berbagai perasaan haru, benci, cinta, takut dan hampa.

Kesan itu menyimpan energi yang kuat dalam menyimpan setiap peristiwa, bak parasit yang melekat di otak dan perasaan manusia disepanjang hidupnya.
Kesan baik dan/atau kesan buruk punya porsinya sendiri bagi setiap jiwa manusia. Dan keduanya ada dalam kenangan dan idola bagi pengagumnya masing-masing.

Dari generasi ke genarasi punya semangat zaman nya sendiri-sendiri, dan punya kesan dan kenangannya sendiri-sendiri pula.

Akankah kita dikenang orang dalam kebaikan atau keburukan, sejatinya kita sendiri yang mengukirnya.

Bukannya putus asa, terkadang banyak manusia lebih mengangumi masa lalu ketimbang menorehkan harapan kemasa depan, karena baginya masa lalu lebih indah, sedang masa depan tak lain hanya sebuah perlombaan bagaimana kita melihat puing-puing kehancuran peradaban manusia oleh karenanya sulit diprediksi.

Penulis : Aie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *