KAMPAK PERDAMAIAN

KAMPAK PERDAMAIAN

Aku kehabisan kata
Tak ada lagi yg perlu dibahas

Aku tak ada waktu
Blusukan cari tali

Cinta bukanlah sesuatu
Yang datang dari luar
Dia tumbuh
Didalam
Sanubari

Yang tak ada di dalam
Tak bisa kau dorong keluar
Meski kau kerahkan pasukan
Dan samiri si tukang sihir

Rakyat yang melata
Butuh cinta
Dan kau tak punya
Kecuali janji-janji
Dan tambahan waktu

Dengar
Itu teman-temanmu bersorak
Bikin kau super pede
Bikin kau jumawa

Tapi tapi
Aku jadi khawatir
Akan datang orang-orang
Yang punya hati
Yang punya mata
Yang punya telinga
Mencerahkan si melata

Mereka yang tak dapat cinta
Akan datang bergrombol
Seperti air bah
Seperti banjir bandeng
Seperti tsunami
Seperti gempa bumi
Membawa kampak
Memporandakan semua
Menegakkan perdamaian

Dengan perut lapar
Merobohkan rumah-rumah
Merobohkan gedung-gedung
Merobohkan kemewahan

Kau telah membangun
Bukan buat mereka
Tapi buat orang2 tak dikenal
Buat orang2 berduit
Entah dari mana

Kau telah menjual
Apa yang jadi hak mereka
Sebelum mereka memiliki
Kau jadi bagian
Dari nekolim

Hati-hati kawan
Mereka yang papa dan lapar
Kini punya kampak

Pada saat batas itu
Terlampaui
Tak ada lagi kata
Tak ada lagi tali
Tak ada lagi pengikat
Kita bukan saudara

Yang ada
Kampak

Dari kumpulan puisi cinta ishak rafick
Bengkulu, 20 Desember 2016

Penulis : Ishak Rafick

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *