Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Kapolsek Rumpin, AKP Suyoko, S.H., menghadiri kegiatan launching sekaligus relokasi Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa (Samisade) tahun anggaran 2025 yang digelar di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/8/2025). Kehadiran jajaran kepolisian dalam acara tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program pembangunan desa yang digagas Pemerintah Kabupaten Bogor.
Program Samisade merupakan bantuan keuangan dari Pemkab Bogor kepada seluruh desa dengan nilai Rp 1 miliar per desa setiap tahunnya. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, jembatan, dan fasilitas lainnya yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, AKP Suyoko menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mengawal jalannya pembangunan agar sesuai aturan dan tepat sasaran. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkualitas dan transparan.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan bahwa program bantuan ini berjalan dengan baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Kapolsek Rumpin, AKP Suyoko, S.H.
Acara launching dan relokasi program Samisade di Desa Sukamulya dihadiri pula oleh unsur Muspika, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat. Suasana acara berlangsung khidmat dengan penekanan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan desa.
Ihwan Nur Arifin, Kepala Desa Sukamulya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Bogor yang telah menyalurkan program Samisade. Ia berharap dengan adanya pembangunan infrastruktur, aktivitas ekonomi warga semakin lancar dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.
Dengan adanya relokasi program tersebut, Desa Sukamulya menargetkan pembangunan jalan lingkungan sebagai prioritas utama. Pembangunan ini diharapkan mampu menunjang mobilitas warga serta mendukung sektor pertanian dan perdagangan yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat desa.
(Boim)











