Kotabaru, penanews.net – Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Kelompok Bermain (KB) Bintang di Sekretariat PKBM Merah Putih, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tahunan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membina karakter sekaligus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sejak usia dini.
Kepala KB Bintang, Bunda Lindasari, dalam sambutannya mengatakan, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting bagi anak-anak untuk mengenal dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Melalui kegiatan ini, KB Bintang berkomitmen mengenalkan figur Rasulullah secara utuh. Kita ingin anak-anak meneladani sifat jujur, sopan, penyayang, dan rajin beribadah,” ujar Bunda Lindasari.
Ia menambahkan, pendidikan sejak usia dini tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga harus diimbangi dengan pembentukan akhlak dan karakter yang baik.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Bunda Lindasari menyampaikan apresiasi kepada Ketua Yayasan PKBM Merah Putih Salino, perwakilan Pemerintah Desa Salino, tokoh agama, tokoh perempuan, serta para orang tua murid yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ustaz Ahmad Hamdan, S.HI., selaku Kepala MTs As’adiyah Ahsanu Amala, hadir memberikan tausiah kepada para orang tua dan pendidik.
Dalam tausiah tersebut, ia mengingatkan pentingnya menjaga prasangka baik dan mampu mengelola emosi dalam mendidik anak usia dini. Menurutnya, anak merupakan amanah yang harus dibimbing dengan penuh kasih sayang agar kelak tumbuh menjadi generasi yang membanggakan keluarga dan bangsa.
Suasana semakin meriah ketika salah satu murid KB Bintang, Nur Reina, tampil membawakan lagu bertema kelahiran Nabi Muhammad SAW. Penampilan polos dan penuh penghayatan tersebut mendapat sambutan hangat serta tepuk tangan dari para tamu undangan.

Rangkaian peringatan Maulid Nabi kemudian ditutup dengan doa bersama dan pembagian telur Maulid kepada para tamu undangan.
Tradisi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan serta pembentukan karakter anak sejak usia dini.
(Aswad)





