Kepala Desa Karyasari, Himbau Masyarakat Ikut Vaksin C-19

 

Garut, penanews.net Jawa Barat-  Pelaksana Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Desa Karyasari Kecamaatan Banyuresmi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, disambut antusias oleh masyarakat yang akan divaksin Dosis suatu dan Dosis dua. Rabu, 15/12/2021

Keseriusan Kepala Desa Karyasari untuk mensukseskan Pogram Pemerintah dalam rangka Vaksinasi Covid-19, untuk mencapai target 75 % dari jumlah sasaran, selain melalui surat undangan dihimbau langsung oleh Kepala Desa Karyasari melalui pengeras suara di Masjid-masjid yang ada di Desa Karyasari.

IMG 20211216 WA0002

Kepala Desa Karyasari Gaya Mulyana menjelaskan bahwa pentingnya warga untuk divaksin minimal Dosis satu, atau maksimal Dosis dua untuk meningkatkan imun tubuh terhadap kesehatan warga masyarakat, kita targetkan 100%, sampai akhir Desember 2021 selasai.

IMG 20211216 WA0003

Menurutnya selaku penanggung jawab dan selaku Kepala Desa di Desa Karyasari semenjak diinstruksikan dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Pemerintah Daerah, Kami selalu menghibau kepada setiap warga masyarakat untuk melaksanakan vaksin. Ungkapnya

Karena vaksin itu sangat penting untuk kedepannya, dengan tujuan mengantisipasi mencegah ada hal-hal yang tidak diinginkan agar kita semua terhindar dari segala marabahaya. Ujarnya

Selain itu untuk masalah pelayanan umum administrasi terhadap masyarakat yang belum vaksin, mengenai adanya kepentingan dengan Desa Karyasari diwajibkan untuk membawa surat vaksin bagi setiap Pemohon.

Dalam hal ini sudah di inturuksikan oleh Pemerintah Kecamatan sesuai setiap pelayanan harus membawa surat vaksin untuk bisa dilayani, sementara waktu bagi warga masyarakat yang belum divaksin diberikan arahan dulu agar jangan takut divaksin, kecuali alasan Kesehatan.

Adapun capaian untuk Desa Karyasari Itu sendiri dari 3.639 orang wajib Vaksin, saat ini warga yang telah divaksin sudah mencapai 2.700 orang, sisanya kurang lebih ada 936 orang yang belum divaksin, dari 936 orang itu, ada yang berdomisili di Desa Karyasari tetapi tinggal diluar kota, dan ada juga yang tidak lolos scrining karena paktor Kesehatan.

Selain itu mengenai adanya selisih perbedaan data yang belum vaksin yang bersember dari Disdukcapil, kami asumsikan itu data akumaltif hal yang logis dan tidak disalahkan, karena bisa jadi ada warga yang meninggal masih ada datanya, begitu pun juga yang pindah.

Karena mungkin belum ada pelaporan yang objektif, karena warga yang meninggal dunia masyarakat biasa, umumnya tidak membuat surat kematian ke Disdukcapil, ataupun yang pindahan. Sementara untuk data warga Kami tetap konsisten dengan data yang ada di Desa sesuai bukti vaksinasi. Tandasnya

Lanjut Gaya Mulyana, kita optimis akan terus menghimbau kepada seluruh masyarakat yang wajib vaksin sampai tanggal 24 Desember 2021, agar sadar dapat divaksin, khususnya bagi warga yang sehat. Karena jangan sampai dikemudian hari ada kesulitan-kesulitan pihak pemerintah Desa disalahkan. Tandasnya

Ditambahkan pula menurut Gaya, “Untuk Desa Karyasari mengenai adanya dampak dari vaksinisasi keluhan dari warga masyarakat, Alhamdulillah tidak ada sampai saat ini, semoga dikasih kesehatan, keselamatan dan selalu dilindungi oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk selamanya. Pungkasnya

(Beni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *