Ketika Hukum Tumpul Ke Atas Hanya Tajam Kebawah Kelak Akan Tajam Kembali Ketika Peluru Mencari Target Sasarannya

Bangkalan. penanews.net _ Jawa Timur. Lemahnya penegakan hukum di Bumi Shalawat dan Dhikir Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur, sehingga orang yang melakukan kesalahan melanggar hukum begitu santai tenang-tenang saja.

Salah satu contoh, ada seorang tersangka yang berinisial (F) telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik seseorang,Namun divonis bebas begitu saja oleh Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bangkalan.

Dengan adanya putusan hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Bangkalan yang memvonis bebas korban, kini masyarakat sudah tidak percaya lagi terhadap penegakan hukum di bumi Shalawat dan Dhikir Kabupaten Bangkalan.

Tidak terima vonis bebas, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan surat memori Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.

“Kami sudah melakukan apa yang telah menjadi kewajiban, Bilamana,dalam kurun waktu 4 (Empat) bulan kedepan tidak ada keputusan dari Mahkamah Agung maka kami akan kirimkan surat informasi.”tutur Aditya SH. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Senin (13/9/2021).

Korban yang merasa dirugikan hanya cuma pasrah dan berharap agar penegakan hukum di wilayah Kabupaten Bangkalan, ditegakkan berdasarkan Undang-undang Dasar 1945.

“Permasalahan hukumnya tidak seberapa, Namun perbuatan ini kan sudah merugikan orang lain dan juga melanggar hukum, Jika masalah kecil tidak ditegakkan maka seseorang akan menganggap enteng terhadap perbuatan yang serupa.”tegas H. Suba’i korban pencemaran nama baik.

Beginilah penegakan hukum yang terjadi bumi Shalawat dan Dhikir Kabupaten Bangkalan, Penyidik sudah menetapkan pasal sesuai dengan perbuatannya menurut undang-undang 1945, sedangkan hakim memutuskan tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku. “Tegasnya

(Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *