Koryandik Kecamatan Rumpin Menyambut Baik Dengan Empat Sekolah Yang Sudah Bertatap Muka

Penulis : Dayat


penanews.net _ Bogor, Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Bogor, telah melakukan uji coba sekolah tatap muka di tengah Pandemi Covid-19 pada 10 Maret hingga 11 April 2021. Namun, uji coba hanya dilakukan pada sekolah-sekolah tertentu.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna pun telah menerbitkan surat edaran mengenai sekolah mana saja yang diizinkan uji coba sekolah tatap muka. Di antaranya kecamatan rumpin meliputi empat sekolah yaitu Sdit annajah, smp assyuhada, SMK permatasari dan SMA Negeri 1 Rumpin.

Baca Juga : penanews.net-penantian-dan-harapan-sang-pengrajin-kayu

Kepala koriyandik kecamatan rumpin sangat menyabut baik dengan adanya uji coba tatap muka di saat pandemi.

Koryandik suliman mengatakan kepada media “kami sangat mendukung dengan adanya belajar tatap muka kembali, namun berbeda dengan sebelum di masa pandemi, ini masih percontohan, setiap sekolah yang di perbolehkan bertatap muka tentunya mengikuti anjuran dari pemerintah, menerapkan prokes. “Ucapnya suliman saat di wawancarai di kantor koryandik. Selasa, (16/3/2021)

Baca Juga : penanews.net-situasi-di-perbatasan-lebanon-israel-mencekam-personel-satgas-indobatt-xxiii-o-unifil-berhasil-redam-ketegangan

Beber koryandik “Dan siswa siswi harus bergantian masuk pembelajaran. Adapun mekanisme pembelajaran mengikuti anjuran Diantaranya pagi dari jam 8 sampai jam 10 pagi 50 persen siswa siswi yang masuk mengikuti belajar,jeda Istirahat satu jam, dilanjut pembelajaran dari jam 11 samapai 13 wib, 50 persen lagi siswa yang masuk. Alhamdulilah kami dari pihak koryandik dan kecamatan sudah monitoring ke 4 sekolah yang di jadikan percontohan oleh disdik kabupaten.

Ini hanya uji coba tatap muka jikalau para siswa yang sudah bertatap muka tidak ada gejala apa apa atau tidak ada yang terpapar kemungkinan besar akan di perluas bertatap muka pembelajaran sekolahan yang lainnya mengikuti dengan syarat mengikuti prokes. Begitupun sebaliknya, jikalau ada siswa siswi atau guru yang terpapar kemungkinan akan di stop kembali akan mengikuti pembelajaran di rumah dengan cara online.

Baca Juga : penanews.net-kades-gobang-berikan-intensif-guru-ngaji

Jikalau percontohan belajar tatap muka itu baik bagus,sekolah smp negeri 1 rumpin dan smp 2 negeri rumpin pun sudah siap untuk mengikuti pembelajaran dengan cara tatap muka. Kami pihak koryandik sudah monitoring ke dua sekolah itu”. Bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *