Biak Numfor/ Papua, penanews.net – Turnamen bola voli bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai provinsi di tanah Papua resmi berakhir. Kilau medali dan piagam penghargaan mewarnai malam penutupan Kejurda Kapolda Cup U19 yang digelar di Hotel Nirmala Biak, Selasa (21/7/2026) malam. Seluruh rangkaian pertandingan ini ditutup secara resmi ditutup oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., yang diwakili oleh Wakapolres Biak Numfor, Kompol Jubelina Wally, S.H., M.H.

Acara penutupan tersebut berlangsung khidmat sekaligus meriah, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) hadir langsung memberikan dukungan mewakili Bupati Biak Numfor. Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikdaya), perwakilan Danlanal, serta Wadanki Brimob yang hadir mewakili Danki Brimob.
Ketua Harian Pengkab PBVSI Biak yang juga Kasat Lantas Polres Biak Numfor, Iptu Yunia Setioningrum, S.Tr.K., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian turnamen berjalan dengan lancar, aman, dan penuh sportivitas. Menurutnya, babak semifinal yang digelar sejak siang hari telah menyajikan tensi tinggi yang memukau ratusan penonton di GOR Petrus Kafiar Biak.

“Laga pertama pukul 11.00 WIT mempertemukan Team Papua Tengah 1 melawan Papua Pegunungan (Papgun). Pertarungan berlangsung sengit hingga 5 set. Meski Papua Tengah 1 memberikan perlawanan yang luar biasa, Papgun akhirnya memastikan tiket ke final setelah menang tipis dengan skor 3-2. Di jam berikutnya, pukul 13.00 WIT, giliran Papua Selatan (Papsel) yang menunjukkan dominasi penuh. Menghadapi tuan rumah Biak, Papsel tampil percaya diri dan menutup pertandingan dengan skor telak 3-0,” ujar Iptu Yunia.
Memasuki sore hari pukul 15.00 WIT, atmosfer ket ketat berlanjut pada laga perebutan juara 3. Tuan rumah Kabupaten Biak Numfor berhasil menghibur sekaligus memuaskan para pendukungnya setelah menyudahi perlawanan sengit Papua Tengah 1 (Kabupaten Mimika) lewat drama 5 set dengan skor akhir 3-2. Kemenangan dramatis ini mengantarkan Biak resmi mengamankan podium ketiga.
“Puncaknya, partai final yang ditunggu-tunggu digelar pukul 18.00 WIT. Laga pamungkas antara Papua Pegunungan (Kabupaten Yahukimo) melawan Papua Selatan (Kabupaten Merauke) berlangsung dalam 4 set. Papua Pegunungan tampil jauh lebih solid, baik dalam skema serangan maupun benteng pertahanan blok. Tekanan yang dibangun sejak awal set membuat Papua Selatan kewalahan. Papua Pegunungan akhirnya mengunci kemenangan 3-1 dan berhak membawa pulang trofi utama Juara 1 Kejurda Kapolda Cup U19,” ungkap Iptu Yunia secara rinci.
Suasana hangat kemudian begitu terasa saat malam keakraban di aula hotel. Ketegangan tensi tinggi yang sebelumnya terjadi di lapangan mencair total. Sebagai bentuk apresiasi nyata atas kerja keras dan tetesan keringat para atlet, panitia membagikan hadiah uang pembinaan yang diserahkan langsung pada malam penutupan tersebut: Juara 1 (Kabupaten Yahukimo) sebesar Rp30.000.000, Juara 2 (Kabupaten Merauke) sebesar Rp25.000.000, Juara 3 (Kabupaten Biak Numfor) sebesar Rp20.000.000, dan Juara Harapan 1 (Kabupaten Mimika) sebesar Rp15.000.000.
Wakapolres Biak Numfor Kompol Jubelina Wally, S.H., M.H., menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar urusan kalah atau menang. Inti dari kompetisi ini adalah mempererat tali silaturahmi antarwilayah serta membuka gerbang bagi anak-anak Papua untuk melangkah ke level nasional.
Selamat kepada para juara, dan untuk tim yang belum berhasil agar jangan berkecil hati serta terus berlatih karena pintu pembinaan PBVSI selalu terbuka lebar.

Kesuksesan besar perhelatan olahraga ini tidak lepas dari kerja keras di balik layar. Kasat Reskrim Polres Biak Numfor, Iptu Dr. (c) Daniel Zeth Rumpaidus, S.H., M.H., selaku penanggung jawab pelaksana kegiatan, menegaskan bahwa hasil manis ini lahir dari sinergi solid antara kepolisian, pemerintah daerah, PBVSI, dan seluruh masyarakat.
Turnamen kelompok umur ini merupakan program strategis untuk menyaring bibit-bibit emas yang akan dipersiapkan menuju Pra-PON hingga PON. Guna menjaga momentum kebangkitan olahraga di Biak Numfor agar tidak berhenti di sini, panitia memastikan kompetisi bergengsi lainnya seperti Turnamen DBL dan Piala Tarantuna King akan langsung bergulir pada awal bulan depan.
Iptu Daniel Rumpaidus juga menitipkan harapan besar agar bakat-bakat muda yang telah ditemukan ini tidak disia-siakan begitu saja. Pihaknya sangat berharap Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dapat terus memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. Potensi hebat anak-anak Papua harus terus diasah agar kelak mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejurnas maupun Porwil mendatang











