Kotabaru, penanews.net – PLN Group terus mempercepat pemerataan layanan kelistrikan hingga ke wilayah kepulauan. Menyongsong tahun 2026, PLN menghadirkan listrik menyala 24 jam penuh di Pulau Kerasian, Pulau Kerumputan, Pulau Kerayaan, dan Pulau Marabatuan sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan.
Capaian awal telah dirasakan masyarakat Desa Kerasian dan Desa Kerumputan, Kabupaten Kotabaru. Sejak 1 November 2025, kedua desa tersebut resmi menikmati layanan listrik 24 jam. Penyalaan listrik penuh disambut antusias oleh warga melalui kegiatan syukuran yang dihadiri pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Kotabaru, serta jajaran PLN UP3 Tanah Bumbu dan PLN Nusa Daya.
Kehadiran listrik sepanjang hari dinilai memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor, mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, mendukung proses belajar mengajar, hingga memperbaiki kehidupan sosial warga setempat.
Setelah keberhasilan di Kerasian dan Kerumputan, PLN UP3 Tanah Bumbu bersama PLN Nusa Daya melanjutkan program serupa di Pulau Kerayaan dan Pulau Marabatuan. Hasilnya, listrik andal menyala 24 jam berhasil dioperasikan di kedua pulau tersebut pada 31 Desember 2025.
Untuk mendukung operasional pembangkit, PLN Nusa Daya selaku penyedia layanan operasi dan pemeliharaan (operation and maintenance) telah menyiapkan storage tank bahan bakar minyak (BBM) serta unit mesin pembangkit tambahan. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan pasokan energi yang cukup dan menjaga keandalan sistem kelistrikan tanpa gangguan.
“Penambahan storage tank BBM dan unit mesin pembangkit ini merupakan langkah penting untuk memastikan pasokan listrik di Pulau Kerayaan dan Pulau Marabatuan dapat beroperasi secara kontinu selama 24 jam. Kami ingin memastikan sistem pembangkitan berjalan andal dan aman di ULD Kepulauan Tersebar PLN UP3 Tanah Bumbu,” ujar Agus Tego, Manager Pembangkit Tersebar KALSELTENG PLN Nusa Daya.
Melalui sinergi antara PLN UP3 Tanah Bumbu, PLN Nusa Daya, pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat, terealisasinya layanan listrik 24 jam di empat sistem kelistrikan isolated kepulauan ini diharapkan menjadi pengungkit utama peningkatan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi lokal, serta kualitas hidup masyarakat kepulauan di Kabupaten Kotabaru.
(Aswad)





