Operasional Wisata Malam GLOW Di Kebun Raya Bogor Resmi Di Hentikan Sementara Satpol PP Kota Bogor

Bogor Kota. penanews.net _ Jawa Barat. Kepala Satuan Polisi Pramong Praja (Kasatpol PP) Kota Bogor Agustian Syach, S.,STP resmi menerbitkan surat penghentian sementara operasional wisata malam GLOW di Kebun Raya Bogor (KRB). Hal itu, menyusul setelah adanya gejolak penolakan kehadiran wisata malam tersebut oleh masyarakat, Pemuda Sunda Menggugat, Tokoh Adat dan Budaya Sunda baik yang berdomisili di bogor maupun yang di luar bogor (Jawa Barat) keberadaan adanya Wisata Malam Glow menjadikan Para Budayawan Jawa Barat bangun untuk segera menghentikan segala bentuk kegiatan di dalam Kebun Raya Bogor (KRB).

Surat penutupan tersebut, diterbitkan sejak 18 Desember 2021 dan berlaku hingga hasil kajian terkait dampak GLOW selesai.

“Langkah ini tidak ada kaitan sama sekali dengan perizinan. Namun, ini berdasarkan kesepakatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengenai gejolak yang terjadi masyarakat,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach, belum lama ini saat ditemui di kantor nya.

Menurut dia, ada konsekuensi yang akan diterima Pengelola GLOW apabila masih melakukan aktifitas beroperaaional di dalam KRB setelah Surat Tersebut disampaikan ke managemen nya berarti tak menghiraukan surat tersebut.

“Sudah tentu akan ada konsekuensi, mulai peringatan 1, 2 dan 3 bila surat peringatan kami ini tidak di endahkan bisa saja endingnya adalah penyegelan,” tegasnya.

Lebih jelas Agustian mengatakan, langkah penutupan sementara GLOW adalah upaya Forkopimda dalam menjaga kondusifitas Kota Bogor.

“Kami ingin menjaga agar situasi ‘Kota Hujan’ tetap tentram. Kami meminta agar GLOW tak beroperasi hingga adanya hasil kajian,” Tandasnya.

Sementara itu, Ketua Majlis Cendekiawan Keraton Nusantara (MCKN) Kabupaten Bogor Ki Ressi Agus Firmansyah, MH menegaskan, bahwa pihaknya bersama dengan budayawan akan terus mengawasi agar GLOW tak lagi beroperasi.

“Kami sejak awal menolak GLOW beroperasi di KRB,” Tegasnya.

IMG 20211221 WA0149

Lanjut Ia dan bila mana ada pihak-pihak yang akan menyalah gunakan dan atau memanfaatkan para budayawan Jawa Barat, khusus nya yang berdomisili di wilayah bogor raya, kami dan Aliansi Budaya akan senantiasa memantau terus dan akan mengambil tindakan tegas jika kedapatan adanya yang memanfaatkan para budayawan untuk kepentingan golongan dan atau pribadi. Tutur Ki Ressi Saat Di jumpai awak media di kediamannya (padepokannya).

Kata dia, pihaknya meminta komitmen PT Mitra Natura Raya (MNR) selaku operator GLOW untuk berkomitmen sesuai arahan Forkopimda agar tidak beroperasi segala bentuk kegiatan di seputaran KRB sebelum hasil kajian didapatkan. “Kami meminta PT MNR agar berkomitmen,” pungkasnya

 

Pewarta : Y2Z

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *