Oprasi Lilin 2020 Di Mulai 21 Desember 2020 Sampai 4 Januari 2021, Ini Pesan Kapolresta Bogor Kota

OPRASI LILIN 2020 DI MULAI 21 DESEMBER 2020 SAMPAI 4 JANUARI 2021, INI PESAN KAPOLRESTA BOGOR KOTA

IMG 20201221 WA0058

Penulis : Boim
Editor    : Redaksi

 

Penanews.my.id. Kota Bogor, Jawa Barat. Hari Senin, 21 Desember 2020, bertempat di Mapolresta Bogor Kota, di gelar Apel Gabungan yang di pimpin Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Hendri Fiuser, Dalam sambutannya Kombes Pol. Hendri Fiuser menyampaikan.

“Yang saya hormati segenap unsur pimpinan daerah, para pejabat, TNI, Polri dan Intansi lain para tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat serta para tamu undangan peserta apel gelar pasukan yang saya banggakan.

Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, tuhan yang maha besar dengan limpahan rahmat dan karunianya, hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan untuk hadir dalam rangka apel gelar pasukan operasi 2020 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran polri dari tingkat mabes polri hingga satuan ke wilayah.

Baca Juga :
https://penanews.my.id/berita/2859/kapolresta-bogor-kota-pimpin-apel-gabungan-antisipasi-natal-dan-tahun-baru/

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir pelaksanaan operasi 2020 dalam rangka pengamanan perayaan natal dan tahun baru 2021 baik pada aspek personil maupun sarana dan prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda dan insan Kantibmas lainnya.

IMG 20201221 WA0056

Hadirin dan peserta apal yang saya hormati perayaan natal dan tahun baru oleh masyarakat secara universal dirayakan dalam pelaksanaan ibadah dan perayaan pergantian tahun dirayakan di tempat-tempat wisata yang akan meningkatkan aktiftas pada tempat keramaian, peningkatan aktifitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kantibmas, gangguan Kanseltiblantas dan pelanggaran protokol covid-19.

Baca Juga :
https://penanews.my.id/berita/2854/__trashed-14/

Oleh karena itu, Polri menyelenggarakan operasi lilin 2020 yang akan dilaksanakan selama 15 hari mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021 dengan mengedepankan kegiatan koperhensif dan preventif secara humanis serta penegakan hukum secara tegas dan profesional tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan natal dan tahun baru dengan rasa aman dan nyaman.

IMG 20201221 WA0053

Dalam pelaksanaan pengamanan natal dan tahun baru polri menyiapkan 83.917 personil, 15.842 personil TNI, serta 55.086 personil intansi terkait lainnya.

Personil tersebut akan ditempatkan pada 1.607 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan Kantibmas dan Kanseltibcablantas dan 675 pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian seperti hotel, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara dan lainnya.

Pengmanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin pengamanan tahunan biasa sehingga menjadikan kita kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi dimasa pandemi covid 19 saat ini, kita harus lebih peduli jangan sampai perayaan natal dan tahun baru menimbulkan klaster-klaster baru covid 19.

Baca Juga :
https://penanews.my.id/berita/2841/kpu-selayar-antarkan-pilkada-ke-tahapan-rekapitulasi-pemungutan-suara/

Berdasarkan maping awal yang dilakukan ada beberapa prediksi gangguan kantibmas yang harus kita antisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase penyalahgunaan narkoba, aksi pengrusakan fasilitas umum, aksi kriminal curas, curanmor, tawuran, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalulintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai danpak dari musim penghujan.

Untuk itu saya harapkan pada seluruh Kasatwil mampu melakukan mentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi potensi gangguan yang ada sesuai dengan masing-masing daerah.

IMG 20201221 WA0051

Pada kesempatan yang penuh dengan semangat rasa kebersamaan ini beberapa penekanan saya untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas yaitu sebagai berikut :

1. Siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan yang maha esa.
2. Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.
3. Tingkatkan kepekaan, waspada dan kesiapsiagaan dalam pelaksanaan pengamanan dan antisipasi kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum natal 2020 dan perayaan tahun baru 2012.
4. Lakukan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik lengkapi sarpras dan perlngkapan perorangan yang memadadi serta lakukan penugasan anggota dengan body sistem.
5. Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis pada setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kantibmas.
6. Mantapkan kerjasama, sinergi dan soliditas pada tiap-tiap yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.
7. Tetapkan pimproda bagi keluarga, rekan dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, mencegah penyebaran covid 19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *