Para Pedagang Hewan Kurban Di Sagala Herang Keluhkan Sistem Pemasaran

Subang. penanews.net _ Jawa Barat. Para Pedagang hewan di Desa Sagala Herang keluhkan sistem pemasaran yang terbagi dua dengan desa Jalan Cagak

Dampak dari sistem pemasaran yang dibagi dua dengan desa jalan cagak berimbas pada sepinya penjualan hewan kambing di pasar sagala herang senin 27/06/22

hal ini terjadi karena adanya pembagian pemasaran dengan desa jalan cagak yang semula penjual kambing berjumlah seratus orang saat ini hanya ada sekitar lima puluh orang penjual hewan kambing dikarenakan sistem penjualan yang terbagi dua dengan desa jalan cagak yg terletak di kampung Gamblung desa jalan cagak kabupaten subang.

Bapak Eep salah satu koordinator pedagang hewan pasar sagala herang mengungkapkan bahwa dirinya dan pedagang hewan lainnya keberatan dengan keputusan tersebut, hal ini berdampak pada nilai penjualan yang berkurang dan pembeli yang kebingungan mencari pedagang langganannya, mereka bingung harus membeli ke sagala herang atau ke jalan cagak ungkapnya

Eep menambahkan juga bahwa kami sangat prihatin kepada para penjual hewan yang notabene tidak memiliki kendaraan angkut untuk hewan yang akan mereka jual, atau mereka hanya mengandalkan berjualan hewan kambing dengan berjalan kaki saja, posisi pasar hewan jalan cagak yang terletak di desa Gamblung itu sangat jauh hanya bisa ditempuh dengan kendaraan, saya prihatin sama penjual yang hanya bisa menggiring hewan jualannya ke pasar dengan berjalan kaki dikarenakan tidak mampu membayar ongkos angkut, desa jalan cagak kan cukup jauh tidak bisa dilalui hanya dengan berjalan kaki harus pakai kendaraan, sedangkan disini di pasar sagala herang banyak penjual dari wilayah sekitar yang menjual kambing nya hanya dengan menggiring hewan jualannya itu pun kalo kambingnya laku kalo tidak tentunya mereka membawa kembali hewan tersebut, nah kalo posisi pasar nya di jalan cagak mungkin mereka akan kebingungan dengan cara apa mereka pulang
selama ini itu yang saya prihatinkan ungkapnya

Eep mengatakan kami selaku koordinator pasar hewan sagala herang menghimbau kepada dinas terkait agar memperhatikan keputusan yang telah dibuat ini, keputusan ini sangat berdampak pada penjual kecil khusunya pedagang yang notabene hanya mengandalkan kaki untuk berjualan hewan ternaknya, kami mohon agar sistem pemasaran di tinajau ulang sehingga tidak mengakibatkan dampak buruk baik itu untuk para pedagang hewan dan juga pembeli.

 

Indri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *