Pelaku Pembacokan Di Jl. Karanggayam Surabaya, Akhirnya Tertangkap

Surabaya. penanews.net _ Jawa Timur. Perkelahian satu lawan satu yang terjadi di Jalan Karanggayam I Surabaya Sabtu (8/1/2022 kemarin, yang mana salah satu di antara pembawa senjata tajam (sajam) jenis parang yang melukai seorang korban kini sudah tertangkap.

Kapolsek Tambaksari Kompol Muhammad Akhyar mengatakan, polisi langsung mengidentifikasi dan mendapatkan identitas pelaku yang kabur segera setelah melakukan olah TKP.

“Setelah kami datang ke TKP bersama unit Reskrim, Intelijen, Bimas, Sabhara maupun Lantas bahu membahu , kami langsung mengidentifikasi identitas korban dan pelaku. Alhamdulillah tidak lebih dari satu jam, kami berhasil mengamankan pelaku,” ujarnya kepada awak media Minggu (9/1/2022).

Pelaku pembawa senjata tajam dalam perkelahian di Jalan Karanggayam I kemarin teridentifikasi seorang laki-laki berinisial IM berusia 27 tahun.

Akhyar mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal dan informasi dari warga setempat, perkelahian itu dipicu oleh masalah penagihan utang.

Menurut keterangan saksi mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Dia tidak tahu persis bagaimana awal mulanya perkelahian itu terjadi.

“Warga sekitar sini semua kaget langsung keluar setelah mengetahui ada kejadian tersebut keduanya sudah berantem. Satu lawan satu. Satu orang yang membawa senjata tajam kayak parang, kedua orang yang berkelahi itu sama-sama bukan orang kampung Karanggayam I. Keduanya datang dari luar.”ujarnya

Warga kampung Karanggayam I terkejut mendapati perkelahian yang menyebabkan satu orang terkapar bersimbah darah akibat sabetan parang di depan bangunan sekolah Taman Kanak-Kanak.

Korban adalah CI yang berusia 43 tahun, yang menurut KTP merupakan warga Lamongan tapi tinggal di kawasan sekitar Tambak Sari, mengalami luka di kepala, lengan, dan bagian tubuh lainnya.

Setelah kejadian itu, polisi segera mengevakuasi korban ke RSUD Dr Soetomo dan menjalani perawatan.

Warga setempat menyatakan, kedua orang yang berkelahi itu bukan merupakan warga kampung setempat. Mereka berkelahi sejak dari jalan raya kemudian masuk ke kampung.

“Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut, nanti hasil penyelidikan akan segera kami sampaikan dalam konferensi pers,” ujar Kompol Akhyar.

Pewarta : Ilyas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *