Biak Numfor, penanews.net _ Papua. Destinasi wisata Pantai Wadibu yang terletak di Kampung Wadibu, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, kini mengalami penurunan kunjungan akibat rusaknya akses jalan. Padahal, pantai tersebut sebelumnya dikenal sebagai salah satu tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kerusakan akses jalan menuju Pantai Wadibu terjadi sejak gempa bumi pada 1997. Hingga saat ini, jalur penghubung melalui Kampung Saba belum sepenuhnya diperbaiki, sehingga menyulitkan wisatawan untuk menjangkau lokasi tersebut.
Sejalan dengan program pengembangan pariwisata yang dicanangkan Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, warga setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur, khususnya akses jalan menuju kawasan wisata tersebut.
Tokoh masyarakat adat setempat, Yulyanus Morin, menyampaikan bahwa Pantai Wadibu memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan. Menurutnya, keindahan pantai dengan hamparan pasir putih yang panjang, air laut yang jernih, serta kekayaan terumbu karang menjadi daya tarik utama yang belum dikelola secara optimal.
“Pantai Wadibu memiliki keindahan alam yang luar biasa, mulai dari pasir putih hingga terumbu karang yang masih terjaga. Namun, akses jalan yang rusak menjadi kendala utama. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan melalui Kampung Saba agar kawasan ini kembali dapat dikunjungi wisatawan,” ujar Yulyanus, Rabu (29/4).
Ia menambahkan, masyarakat Kampung Wadibu sangat berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, khususnya dinas terkait, untuk membangun kembali infrastruktur jalan serta melengkapi fasilitas pendukung wisata.

Selain akses jalan, Yulyanus juga menyoroti perlunya penataan kawasan wisata, seperti penyediaan tempat duduk, sarana pendukung, serta promosi yang lebih luas agar Pantai Wadibu dapat kembali dikenal dan diminati wisatawan.
Menurutnya, pengembangan kawasan wisata tersebut tidak dapat dilakukan secara maksimal tanpa keterlibatan langsung pemerintah daerah. Kerusakan infrastruktur yang terjadi sejak lama menjadi hambatan utama dalam pengembangan potensi wisata di wilayah tersebut.
Di sisi lain, kawasan pesisir dari Pantai Saba hingga Pantai Wadibu menyimpan beragam potensi wisata, mulai dari wisata pantai, sungai dengan hutan mangrove, hingga panorama alam berupa tanjung berbatu yang memikat.
Dengan kondisi alam yang masih asri, air laut yang jernih, serta keindahan bawah laut yang cocok untuk aktivitas menyelam, Pantai Wadibu dinilai sangat potensial menjadi destinasi wisata keluarga maupun generasi muda, apabila didukung dengan infrastruktur dan pengelolaan yang memadai.
Alfian L Morin











