oleh

PKBM Merah Putih Salino Bekali Warga Belajar Keterampilan Public Speaking dan MC Dasar

Kotabaru, penanews.netSuasana ceria dan penuh semangat mewarnai kegiatan Pelatihan Public Speaking dan Master of Ceremonies (MC) Dasar yang digelar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Merah Putih Desa Salino, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kabupaten Kotabaru.

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PKBM Merah Putih, Jalan Poros Kotabaru Km 45, Desa Salino RT 7, tersebut dilaksanakan selama dua hari, 1 dan 11 September 2026, dan diikuti puluhan warga belajar.

Kegiatan diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pelatihan dirancang secara fleksibel dengan menyesuaikan latar belakang warga belajar yang beragam, termasuk peserta yang telah bekerja maupun memiliki tanggung jawab keluarga.

Kepala Satpen PKBM Merah Putih, Burhanuddin, S.Pd.I., mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan warga belajar dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.

“Pelatihan Public Speaking dan MC Dasar ini diselenggarakan untuk meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta membuka peluang potensi ekonomi kreatif bagi warga belajar kami,” ujar Burhanuddin.

Selain pelatihan keterampilan, Burhanuddin juga mengingatkan warga belajar kelas VI, IX, dan XII agar semakin rajin mengikuti pembelajaran, baik secara tatap muka maupun melalui self learning atau pembelajaran mandiri, sebagai persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mendaftar pada tingkat akhir agar melengkapi persyaratan administrasi berupa rapor asli dan surat mutasi resmi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Harmiyanti, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan dibagi dalam dua sesi secara fleksibel.

Menurutnya, pola tersebut diterapkan untuk mengakomodasi kesibukan warga belajar yang sebagian besar telah bekerja dan memiliki tanggung jawab keluarga. Dengan demikian, peserta tetap dapat mengikuti pelatihan secara optimal tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Tujuan utama pelatihan ini adalah membekali warga belajar dengan keterampilan berkomunikasi di depan umum agar lebih siap berinteraksi di lingkungan masyarakat maupun dunia kerja,” jelas Harmiyanti.

Ia berharap peserta mampu meningkatkan kepercayaan diri, menyampaikan gagasan secara jelas, runtut dan santun, serta memiliki keterampilan komunikasi yang dapat menjadi bekal untuk masa depan.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Pemerintah Desa Salino. Sekretaris Desa Salino, Bahrudin, mengapresiasi dedikasi Yayasan PKBM Merah Putih dalam memajukan pendidikan masyarakat, tidak hanya bagi warga Desa Salino, tetapi juga peserta dari desa tetangga hingga luar kecamatan.

Ia berharap kegiatan pengembangan potensi seperti pelatihan keterampilan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan.

Senada, Kepala Disdikbud Kotabaru melalui Kasi Kurikulum dan Peserta Didik PAUDNF Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru, Yuliani, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut.

Menurutnya, kemampuan berbicara dan berkomunikasi merupakan salah satu bekal penting bagi warga belajar pendidikan kesetaraan, baik untuk kehidupan bermasyarakat maupun memasuki dunia kerja.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung interaktif. Fasilitator Saifullah, M.A., memberikan materi mengenai dasar-dasar menjadi pembicara yang baik, mulai dari kemampuan menguasai diri, materi, hingga audiens, termasuk teknik mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum.

Sementara itu, Jaenuri, S.Pd., Pengawas TK/KB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru, turut memberikan motivasi kepada peserta agar berani tampil dan tidak takut melakukan kesalahan saat berbicara.

Antusiasme peserta semakin terlihat ketika memasuki sesi praktik mandiri. Peserta secara bergantian maju ke depan dan memegang mikrofon melalui sistem tunjuk teman. Panitia juga menyiapkan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi atas keberanian peserta untuk tampil.

Salah satu momen menarik disampaikan Hermansyah, warga belajar Pokjar Nazla kelas VII. Ia menceritakan pengalamannya bekerja di sebuah perusahaan setelah berstatus sebagai warga belajar aktif di PKBM Merah Putih.

“Selain skill, syarat utama adalah ijazah. Dengan adanya lembaga ini, saya bisa diterima di perusahaan. Jangan mau kita hanya jadi penonton di kampung sendiri!” tegas Hermansyah yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

Dalam sesi praktik, beberapa peserta sempat terlihat malu-malu dan terburu-buru ketika berbicara. Namun, kondisi tersebut justru dinilai sebagai bagian dari proses pembelajaran dan keberanian untuk mulai tampil di depan umum.

Pada sesi refleksi, peserta mengaku mendapatkan pengalaman dan ilmu baru dari pelatihan tersebut. Suasana semakin akrab ketika salah seorang peserta bahkan bertanya polos, “Kapan kita pulang, Pak?” karena teringat anak kecil yang ditinggalkan di rumah.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan penyerahan piagam penghargaan kepada seluruh peserta.

Pelatihan tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan tidak mengenal batas usia maupun latar belakang. Melalui keterampilan komunikasi, warga belajar diharapkan semakin percaya diri untuk tampil, menyampaikan gagasan, dan mengambil peluang di tengah masyarakat maupun dunia kerja.