Bogor, peannews.net _ Jawa Barat. Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolsek Rumpin Polres Bogor, AKP Suyoko, S.H., bersama Aiptu Ateng Nasuta selaku Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari, turun langsung ke lahan pertanian untuk melaksanakan kegiatan panen raya jagung hibrida di Kampung Demplot RT 02 RW 05, Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan panen raya tersebut juga dihadiri oleh Hendrik, Kepala Desa Mekarsari, yang bersama jajaran Pemerintah Desa turut mendukung penuh langkah kolaboratif antara aparat kepolisian dan kelompok tani dalam menjaga ketahanan pangan di wilayahnya. Lahan pertanian seluas lima hektar tersebut dikelola oleh kelompok tani Tunas Muda Tarogong, dengan Asep sebagai petani pelaksana dan Mad Enoh sebagai penyuluh pertanian lapangan.
Kapolsek Rumpin AKP Suyoko, S.H. mengatakan bahwa kegiatan panen jagung hibrida ini merupakan wujud nyata sinergi antara aparat kepolisian dengan pemerintah desa dan kelompok tani dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal. Menurutnya, ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga melalui dukungan lintas sektor.
“Polsek Rumpin berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif seperti ini, karena melalui pertanian yang produktif, masyarakat bisa lebih sejahtera dan ketahanan pangan nasional bisa terjaga,” ujar AKP Suyoko di sela kegiatan panen, Selasa (4/11/2025).

Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari, Hendrik, menyampaikan rasa syukurnya atas hasil panen kali ini. Ia menjelaskan bahwa total lahan yang dikelola seluas lima hektar, terdiri dari tiga hektar tanaman jagung hibrida dan dua hektar lahan yang ditanami sayur-mayur. Dari total lahan tersebut, satu hektar jagung telah dipanen, sementara dua hektar lainnya diperkirakan akan panen dalam waktu dekat.
“Alhamdulillah, hasil panen tahun ini cukup memuaskan. Ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah desa, kepolisian, dan kelompok tani memberikan hasil nyata dalam meningkatkan produksi pertanian di Mekarsari,” tutur Hendrik.
Asep, salah satu petani dari kelompok tani Tunas Muda Tarogong, juga mengaku bangga atas hasil panen jagung hibrida yang ditanamnya. Menurutnya, bimbingan dan pendampingan dari penyuluh pertanian serta dukungan dari aparat desa dan kepolisian menjadi faktor penting dalam keberhasilan tanam hingga panen kali ini.

Mad Enoh selaku penyuluh pertanian menambahkan, jenis jagung hibrida yang ditanam di lahan Demplot ini memiliki potensi hasil tinggi dan lebih tahan terhadap perubahan cuaca. Ia berharap ke depan para petani di Desa Mekarsari semakin termotivasi untuk mengembangkan tanaman pangan lain yang mendukung kemandirian pangan desa.
Dengan suksesnya panen raya jagung hibrida ini, diharapkan kegiatan pertanian di wilayah Rumpin terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bogor. Sinergi antara aparat pemerintah, petani, dan pihak kepolisian menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat diwujudkan melalui kerja sama nyata di lapangan.
(Boim)





