oleh

Produk Unggulan Desa Mekarsari, Rumpin : Yang Terlupakan

Penulis : Boim


penanews.net _ Bogor, Jawa Barat. Perahu Layar yang terbuat dari bambu ini salah satu produk unggulan yang ada di Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.

Kerajinan tangan Perahu Layar yang di hasilkan dari tangan – tangan kreatif pemuda Kampung Setu RT 02 RW 03, Desa Mekarsari. Memiliki nilai seni yang tinggi dan berkualitas tinggi.

“Pengrajin Kampung Setu memiliki nama yaitu “Chikas Craff” yang artinya “Cikandang Setu Creatif” yang di bentuk pada tahun 2010, yang diketuai oleh Agus Noviandi (38), dan sudah memiliki 10 Anggota.

Hasil kerajinan tangan dari pemuda (Chikas Craff), pernah menjadi Juara III se-Kabupaten Bogor mewakili Kecamatan Rumpin dalam kejuaraan atau kontes kerajinan tangan dari bambu, pada tahun 2019, di Cisarua Bogor. Dan menjadi juara I di Tangerang dalam katagori kerapihan mewakili atau perwakilan Kabupaten Bogor.

“Bahkan tidak hanya itu saja prestasi yang di raih oleh pengrajin Chikas Craff, bahkan pesanan atau penjualan sampai ke Jawa Timur.

“Namun semua itu hanya tinggal kenangan, setelah kita (Chikas Craff ), mengharumkan nama Desa dan Kecamatan Rumpin tapi bentuk perhatian tidak ada sama sekali pada saat itu bahkan sampai hari ini,” ujar Agus Noviandi. Selasa, (9/3/21)

“Perlu diketahui pengrajin dari Chikas Craff, tidak hanya memproduksi Perahu Layar saja, seperti Hiasan lampu, karangan bunga, asbak, hiasan Aquarium dan yang lainnya bisa di produksinya, tentu saja berbahan dasar dari Bambu.

“Harapan kami dari pengrajin Chikas Craff adanya kepedulian atau perhatian dari pemerintah, mulai membantu atau memfasilitasi dalam pemasaran, dan dari segi permodalan. Sehingga pengrajin semakin bersemangat dan selalu berinovasi dengan hal-hal baru atau model baru dalam kerajinan tangan berbahan dasar bambu;

“Allhamdulillah, Hendrik Kepala Desa sekarang merespon dan mendukung para kerajinan bambu, maka pemuda (Chikas Craff) kembali semangat dan aktif kembali membuat aneka kerajinan tangan yang berbahan dasar bambu. “Ucap Agus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed