oleh

Rengkuh Yatim Dan Kaum Dhuafa: ‘Shoot on Target’ Afiliasi PYI dan penanews.net (Bagian 2)


penanews.net. Seperti diberitakan sebelumnya (17/3/2021), bahwa afiliasi penanews.net dengan Panti Yatim Indonesia (PYI) adalah untuk memastikan bahwa aksi peduli pada Yatim dan duafa yang diprogramkan, nantinya benar-benar ‘shoot on target’, tepat sasaran.

Afiliasi dua entitas lembaga, yaitu PYI dan penanews.net, dalam satu kolaborasi, adalah untuk mengakhiri kenyataan ironis, yang selama ini “diduga” kadang terjadi di masyarakat. Apa itu? Bantuan turun tidak tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Afiliasi untuk memuliakan para Yatim dan duafa, sangat diapresiasi Bapak Zainudin (Dewan Pembina penanews.net), yang akrab kami sapa Kang Zain.

Khusus di Jawa Tengah, target awal aksi PYI – penanews.net peduli, akan ditujukan kepada para yatim dan para guru diniyah, guru ngaji, guru honorer madrasah, marbot masjid/ musholla, yang benar-banar mengalami kesulitan “akut” dalam memenuhi kebutuhan dasar hidup mereka.

Kang Zain, mewakili niat para donatur, memohon do’a, semoga program ini dapat dijalankan jalan sesuai rencana. PYI – penanews.net Peduli, nantinya juga menggandeng mini market di lingkungan sekitar untuk yatim dan duafa memenuhi kebutuhan belanja mereka.

Kang Zain, dengan latar belakang dunia militer, didukung kekuatan tim di jajaran penanews.net, serta dilengkapi “persenjataan dan amunisi” dari PYI,
tentu tidak akan salah menentukan ‘shoot on target’, siapa saja yatim dan duafa di lingkup seluruh wilayah Jawa Tengah yang harus “ditembak”.

“Kita para jurnalis penanews.net di Jawa Tengah, secara otomatis juga akan menjadi bagian dari PYI (dibekali KTA), untuk membidik dan memastikan, bahwa bantuan untuk Yatim & duafa, langsung tepat mengena pada target yang dituju.” Tuturnya dengan tegas kepada para awak media penanews.net

Dia juga nyampaikan, setiap awak penanews.net di Jawa Tengah, dimanapun berada, juga menjadi korlap ( kordunator lapangan ) penyaluran bantuan, mulai tingkat Kabupaten/ Kota, Kecamatan, hingga sampai ke tingkat paling bawah, yaitu Desa / Kelurahan. Bahkan hingga RT dan RW.

“Ini artinya, dua fungsi independen akan langsung dijalankan oleh para jurnalis di lapangan secara transparan dan akuntabel. Pertama, jurnalis penanews.net melaksanakan tupoksi media, yaitu menjalankan kontrol sosial. Kedua, sebagai kepanjangan tangan PYI untuk merangkul para yatim dan duafa, lewat tindakan peduli secara nyata, sehingga mereka bisa menemukan kembali semangat hidupnya. Dengan kata lain, sekali dayung, dua pulau terlampaui,” jelasnya.

Yatim dan Dhuafa sesungguhnya sangat butuh rengkuhan kasih sayang dari tangan-tangan penuh keikhlasan untuk memberdayakan semangat serta harapan hidup mereka, agar ‘better is tomorrow’, esok lebih baik.

Sekilas tentang PYI

Sekilas tentang PYI, rekanan afiliasi dari penanews.net, adalah Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) berdasarkan SK Kemenag RI No.120 Tahun 2019. Bertekad menjadi lembaga pengelola dana ZISWAF yang berkhidmat menangani anak yatim / piatu dan anak terlantar serta memberdayakan kaum dhuafa.

Berkantor pusat di Bandung, penanews.net, LAZ PYI Peduli, bergerak dan berbagi untuk warga dhuafa, membantu mengurangi masalah kemiskinan, bekerjasama dengan berbagai kalangan masyarakat. Mendukung usaha kecil di lingkungan sekitar dengan peningkatan modal dan reparasi tempat usaha, Kami menggulirkan program pangan berupa sembako untuk kalangan kurang mampu. Kami juga mengadakan kegiatan sosial dalam hal Pendidikan.

Sebagaimana dikutip penanews.net dari portal resminya, PYI Yatim dan Zakat, yang mengusung slogan “Menyayangi Sepenuh Hati,” makin hari kepercayaan donatur semakin meningkat. Ini karena penyaluran
dalam menunaikan titipan amanah dari para donatur untuk warga yang membutuhkan, benar-benar tepat sasaran.

Hal paling unik, kami tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari tindak kejahatan. Ada 6 (enam) budaya kerja yang selalu kami junjung tinggi, yaitu Ibadah, Profesional, Kualitas, Prestasi, Perbaikan, dan Amanah.

Kami Berharap bahwa dengan berkembangnya kami menjadi Laznas yang unggul dapat mewujudkan cita-cita kami dalam mengurangi kemiskinan, menjadi tangan penghubung yang mampu menjangkau lebih banyak tangan lain yang membutuhkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed