Ribuan Massa Protes Pernyataan Kabid HI Disnaker, Minta Pejabat Dicopot

Boim / Riska

Tangerang. penanews.net _ Jawa Barat. Dampak dari pernyataan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial (HI) Disnaker Kabupaten Tangerang membuat ribuan massa aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang, Banten, menyuarakan empat tuntutannya.

Diketahui, empat tuntutan itu adalah:

1. Mendesak Bupati Tangerang agar mencopot jabatan Kadisnaker Kabupaten Tangerang karena dianggap lalai dalam membina jajarannya.

2. Mendesak Bupati Tangerang untuk mencopot jabatan kepala bidang hubungan industrial Disnaker Kabupaten Tangerang yang telah membuat kegaduhan dengan menebarkan fitnah dan kebencian yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan.

3. Mendesak Bupati Tangerang agar memerintahkan kepada Kabid HI Disnaker untuk menarik ucapannya dan memohon maaf secara terbuka.

4. Mendesak Kadisnaker Kabupaten Tangerang untuk menjelaskan secara terbuka perusahaan nakal yang berbuat semena-mena terhadap pekerja dan lingkungan yang merasa terganggu dengan keberadaan LSM dan Ormas serta apa alasannya sehingga mereka terganggu.

Dalam orasinya di atas mobil komando, H. Alamsyah MK, Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia, mengatakan, unjuk rasa ini untuk menyuarakan dan menepis tudingan dari Kabid HI Disnaker terhadap keberadaan LSM dan Ormas yang dianggap penyebab perusahaan tidak nyaman dan sebagai penyebab banyaknya perusahaan yang gulung tikar serta hengkang dari kota seribu industri.

“Kita sepakat nggak mau dianggap LSM dan Ormas kaleng-kaleng di Negara ini. Saatnya bersihkan tudingan bahwa LSM dan Ormas sebagai sampah masyarakat yang hanya membuat resah dan penyebab pengangguran serta berakhir dengan kemiskinan,” ujarnya.

Menurut Bang Alam, sapaan akrabnya, marwah organisasi menurutnya itu tidak hanya nempel di pakaian kebesaran saja, tetapi juga melekat kuat dalam tubuh kita.

“Aksi ini dilakukan juga untuk memberikan warning kepada pejabat publik lainnya agar tidak pandang sebelah mata terhadap keberadaan lembaga dan organisasi sosial kontrol,” pungkasnya.

Sejumlah LSM dan Ormas yang menyuarakan tuntutan itu antara lain Geram Banten Indonesia, Gerak Indonesia, Seroja Indonesia, Gerhana Indonesia, Pusaka, Matahari, GPL, GNR Indonesia, PPUK, BP2A2N, PPBNI, Kompak dan FKPPI Badak Banten Perjuangan, serta Pendekar Banten, BPPKB, LMP, GALAKSI, JBB, GABSI, FBB, KOPASGAT, LAKBAS, dan GAIB.”

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *