Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 25 jam, Muhayar (43), warga Kampung Pasir Randu RT 01 RW 01, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, yang dilaporkan tenggelam di bekas galian pasir Cigamblok, akhirnya ditemukan pada Senin (2/11/2026) pukul 13.25 WIB.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di lokasi tersebut pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Sejak menerima laporan kejadian, tim gabungan langsung melakukan upaya pencarian dengan menyisir area perairan dan titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam.
Proses pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Polsek Rumpin, Koramil 0621-19/Rumpin, Tim SAR, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD Kabupaten Bogor, Basarnas, Satuan Bravo TNI AU, Satpol PP Kecamatan Rumpin, Pemerintah Desa Tamansari, serta masyarakat setempat.
Kapolsek Rumpin, AKP Heri Iwan Suryana, S.A.P., menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Upaya tersebut berlangsung sejak Minggu hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada Senin siang.
“Alhamdulillah, setelah melakukan pencarian selama kurang lebih 25 jam, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban pada Senin, 2 November 2026, pukul 13.25 WIB. Seluruh unsur yang terlibat telah berupaya maksimal dalam proses pencarian ini. Setelah ditemukan, jenazah korban selanjutnya kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Heri Iwan Suryana.
Sementara itu, Komandan Satuan Bravo TNI AU Rumpin, Kapten Khodam R.L., mengatakan bahwa personelnya turut melakukan pencarian bersama tim gabungan sejak Minggu (1/11/2026). Dalam proses pencarian, tim menggunakan metode penyisiran berbentuk lingkaran atau sirkel untuk mempersempit area pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, dua personel Satuan Bravo TNI AU, yakni Serda Sartono dan Pratu Istanto, turut terlibat langsung dalam operasi tersebut. Berdasarkan hasil pencarian, korban ditemukan sekitar lima meter dari titik perkiraan awal tenggelam dengan kedalaman air kurang lebih lima meter. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah keluarga korban yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.
Di tempat yang sama, Dantim Basarnas Kabupaten Bogor, Lintang, menyampaikan bahwa proses pencarian yang dilakukan bersama seluruh unsur gabungan berlangsung selama kurang lebih 25 jam. Ia mengapresiasi kerja sama dan koordinasi seluruh personel yang terlibat sehingga korban akhirnya berhasil ditemukan pada Senin pukul 13.25 WIB.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur tersebut dinyatakan selesai. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas di kawasan bekas galian pasir yang memiliki kedalaman air serta kondisi dasar perairan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Boim





