Biak Numfor, penanews.net – Festival Budaya Biak Melanesia (FBBM) 2026 resmi akan digelar pada 17–21 Oktober 2026 mendatang. Mengusung tema “Elok Alamku, Pesona Budayaku”, event akbar ini diharapkan menjadi magnet pariwisata internasional.
Bupati Biak Numfor, Markus Octavianus Mansnembra, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas persiapan ajang bergengsi ini. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyaksikan dan menyukseskan gelaran tersebut.
“Mari kita sukseskan ajang pelestarian budaya dan persaudaraan ini untuk memperkenalkan pesona Biak Numfor ke kancah nasional hingga internasional!” ujar Markus dalam keterangan tertulisnya.
Menyadari FBBM 2026 akan disorot oleh dunia, Bupati Markus memberikan imbauan khusus kepada warga Biak Numfor. Ia meminta masyarakat untuk menunjukkan sikap terbaik sebagai tuan rumah dengan menyambut para wisatawan domestik maupun asing lewat senyuman dan keterbukaan khas Papua.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi festival agar tetap bersih dan asri. Warga juga diajak untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum agar para pengunjung merasa aman dan nyaman selama lima hari festival berlangsung.
Bupati menambahkan, performa kebudayaan tidak hanya terlihat di atas panggung, tetapi juga dari perilaku masyarakatnya sehari-hari. Keramahan warga dan lingkungan yang bersih akan menjadi promosi terbaik bagi pariwisata Biak Numfor ke depan.
Jika dunia internasional membawa pulang kesan yang baik, dampak positifnya akan langsung dirasakan oleh sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah dalam jangka panjang. FBBM 2026 sendiri diproyeksikan menjadi panggung besar yang mempertemukan eksotisme budaya rumpun Melanesia dengan dunia luar.











