Siapakah Topeng Monyet?

Penulis : Al’fakir Gusman


penanews.net _ Pergelaran seni topeng monyet, sudah tidak asing di telinga kita. Monyet yang melakukan atraksi-atraksi ini diiringi dengan musik sederhana, yang dimainkan oleh seorang pawang monyet.

Alat musik yang dimainkan biasanya berupa gendang kecil atau besi plat yang dimainkan dengan satu tangan, sedangkan tangan yang lain memegang tali pengikat untuk mengendalikan monyet.

Pertunjukan ini dimainkan secara berkeliling, dari satu tempat ke tempat lain di daerah kawasan permukiman. Penontonnya kebanyakan anak-anak yang polos, Karena itu euforia, apabila kedatangan rombongan topeng monyet selalu disambut gembira oleh bocah-bocah polos. Melihat topeng monyet ada kesan tersendiri antara kasihan, takut, tertawa, terhibur dan lain lain.

Ketika melihat sang pawang begitu lihai nya mengendalikan sang monyet nya, untuk beratraksi di depan para penonton. dengan polos sang monyet pun mengikuti apa yang diperintahkan oleh tuannya.

Dari berbagai atraksi monyet memakai topeng, monyet menaiki motor, monyet berolahraga sampai monyet menggelar sajadah untuk menirukan gerakan sholat.

Riuh para penonton bertepuk tangan, melihat kehebatan sang monyet. Sang pawang dibalik aksi monyet pun tersenyum, melihat monyetnya sudah membuat para penonton puas atas kerja sang monyet, yang sudah menirukan segala sesuatu apa yang biasa manusia mampu kerjakan.

Dengan tersenyum sang pawang pun mendapat saweran, keuntungan dari para penonton, tidak sebanding dengan sang monyet yang hanya mendapatkan kacang atau pisang yang tidak seberapa dari pawangnya.

Kalo diperhatikan dengan melihat cara pandang saya pribadi, melihat ada pesan pesan yang disampaikan dari pergelaran tersebut, saya pribadi melihat pergelaran ini dari sisi sindiran keras terhadap apa yang terjadi selama ini di negara ini, memiliki misteri pesan moral dibalik pergelaran topeng monyet ini, yang sudah menjadi ikon di pemukiman sudut sudut kota sampai desa dari zaman dulu.

Entah apa maksud tujuannya dan dari mana asal muasal pergelaran seni topeng monyet ini, yang membuat saya tertarik untuk membuat artikel ini, bahwa tidak langsung ada pesan misteri balik pertunjukan ini, Sebagai bahasa seni penyampaian kepada kita untuk menjadi renungan.

Bandung 2 Maret 2021

IMG 20210303 073846

Al’fakir Gusman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *