Soroti Bayi Dibuang, KPAD Ajak Semua Pihak Atasi Krisis Moral

Bogor. penanews.net _ Jawa Barat. Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor memberikan atensi besar dan sangat prihatin atas adanya kejadian bayi perempuan yang dibuang di Kecamatan Kemang, yang terjadi beberapa hari lalu.

Komisioner sekaligus Ketua KPAD Kabupaten Bogor Asep Saepudin menegaskan bahwa perbuatan itu sangat tidak berperikemanusiaan. Terlebih di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap anak, mulai dari pembunuhan anak, kekerasan fisik dan kekerasan seksual.

“Tentu rentetan kejadian ini sangat memilukan. Terkhusus menyikapi kasus – kasus anak di Kabupaten Bogor, KPAD berpandangan bahwa saat ini kita tengah dilanda krisis moral,” ungkap Asep Saepudin, Rabu (13/3/2024).

Menyikapi kondisi ini, lanjut Asep, maka semua pihak harus bersatu padu menunjukkan perhatian dan kepedulian bersama – sama dalam menyikapi permasalahan tersebut.

“Karena kita semua ini memiliki kapasitas serta tanggungjawab masing – masing sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, salah satu hal penting yang harus dilakukan yaitu memperkuat benteng agama yang mulai rapuh dan mengakibatkan seseorang terjerembab dalam kemaksiatan dan perbuatan – perbuatan melawan hukum.

“Seperti kasus pembuangan bayi, itu bisa saja terjadi akibat salah pergaulan atau alasan ekonomi. Namun yang jelas itu semua tidak dibenarkan secara hukum,” tandas Ketua KPAD.

KPAD Kabupaten Bogor berharap aparat berwenang dapat segera menangkap pelaku pembuang bayi dan mengungkap apa motifnya.

“Adapun bayi yang tidak berdosa itu, semoga dapat perlindungan dan pengasuhan yang baik yang menjamin sesuai usia tumbuh kembangnya secara optimal. Kami terus mengikuti perkembangan penanganan kasus ini, semoga segera ada titik terang,” tukasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *