Suksesnya Progam Rotary Club Jakarta Menteng dan Cinere, “Pengembangan Strategi Belajar Guru” Inilah Dua Sosok Perempuan Sentral

Jakarta. penanews.net _ Belum lama ini, tepatnya pada tanggal 24-25 Februari 2024, Rotary Club Jakarta Menteng dan Rotary Club Of Jakarta Cinere mengadakan Program Pengembangan Strategi Belajar Guru di Hotel Sahid Serpong, acara tersebut berjalan sukses.

Dibalik Kesuksesan Rotary Club Jakarta Menteng dan Rotary Club Jakarta Cinere Gelar Pengembangan Strategi Belajar Guru, terungkaplah peran sentral dua sosok perempuan, yakni Ranny Kartabrata dan Gita. Keduanya menjadi garda terdepan dalam merintis inovasi dan memberikan dorongan positif bagi pengembangan strategi belajar guru-guru SDN Kadusewu Rumpin Bogor.

IMG 2491 scaled

Salah satu sosok sentral dalam program tersebut, Ranny Kartabrata dalam pernyataan resminya menyampaikan, Dalam perkembangan pendidikan saat ini, terdapat pergeseran signifikan antara pendekatan pembelajaran konvensional dan pembelajaran bermakna, terutama dalam memahami sebab dan latar belakang masalah dari berbagai perspektif.

Pendekatan konvensional cenderung mengajak siswa untuk menghafalkan fakta-fakta dan latar belakang peristiwa yang terdapat dalam materi pembelajaran. Guru seringkali memberikan pertanyaan yang jawabannya dapat ditemukan langsung dalam media belajar, menghambat kemampuan siswa untuk mengembangkan pemikiran kritis dan membuat perbandingan dari sudut pandang yang berbeda.

Pada kontrast, dalam pembelajaran bermakna, siswa tidak hanya diharapkan menganalisis peristiwa, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat pribadi mereka. Melalui metode seperti wawancara, diskusi kelompok, dan debat, siswa dapat mendengarkan sudut pandang yang beragam, mengasah kemampuan berpikir kritis, dan bahkan berinisiatif untuk berinovasi.

Lebih jauh, siswa diberi peluang untuk mengumpulkan data melalui penelitian, memperdalam pemahaman terhadap latar belakang peristiwa. Proses pembelajaran ini memungkinkan siswa memahami konteks yang komprehensif dari sebab dan akibat peristiwa yang terjadi.

IMG 20240226 WA0053

Hasilnya, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman yang utuh, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan ini sebagai dasar untuk memecahkan masalah atau mengambil inisiatif di masa depan. Transformasi ini memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka, memberikan kontribusi nyata pada kemandirian dan kreativitas mereka dalam memahami dunia.

Mengoptimalkan Kolaborasi Guru dan Anak dalam Merancang Pembelajaran.

Guru dan anak bekerja sama dalam merancang kegiatan belajar yang mengakomodasi karakteristik, keunikan, dan gaya belajar anak guna mencapai tujuan pembelajaran. Pertimbangan guru meliputi usia, tingkat kemampuan, dan minat anak.

Dalam merancang pembelajaran, guru memperhatikan diferensiasi kegiatan belajar untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam. Dengan kesempatan belajar yang sesuai, anak akan lebih bersemangat dan percaya diri.

Observasi, assessment, dan wawancara penting dilakukan guru untuk memahami kebutuhan dan minat anak. Anak didorong untuk merefleksikan minat, kekuatan, dan kelemahan diri serta menetapkan tujuan pendek dan panjang untuk perkembangan pribadi.

Setelah mengidentifikasi kebutuhan dan tujuan anak, guru mendampingi mereka dalam merancang materi pembelajaran dan strategi belajar yang sesuai.

Strategi Menyenangkan untuk Meningkatkan Literasi Anak dalam Pengajaran Bahasa Indonesia.

Dalam mengajar bahasa Indonesia dengan cara yang menyenangkan dan bermakna, guru dapat menerapkan strategi konkret untuk meningkatkan kemampuan literasi anak. Salah satu strategi adalah merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan usia, minat, dan kemampuan anak. Misalnya, guru dapat memilih topik atau cerita yang relevan dengan kehidupan anak-anak, sehingga mereka lebih tertarik dan terlibat dalam proses pembelajaran.

Beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:

1. Mengaitkan Teks dengan Pengalaman Pribadi: Guru dapat membantu anak-anak untuk membuat hubungan antara teks yang dipelajari dengan pengalaman pribadi mereka sendiri. Hal ini akan membuat pembelajaran lebih relevan dan memudahkan pemahaman.

2. Pertanyaan Terbuka untuk Mendorong Ekspresi: Guru dapat memberikan pertanyaan-pertanyaan terbuka yang memungkinkan anak-anak untuk mengemukakan pendapat dan ide-ide mereka sendiri. Ini akan membantu mereka untuk berpikir secara kritis dan mengembangkan kemampuan berbicara serta menulis.

3. Diskusi Kelompok Kecil: Kegiatan diskusi kelompok kecil dapat digunakan untuk mengeksplorasi karakter-karakter dalam cerita secara mendalam. Anak-anak dapat berbagi pemikiran dan ide-ide mereka dengan teman-teman sebaya, sehingga memperkaya pemahaman mereka tentang cerita tersebut.

4. Melanjutkan Cerita dengan Imajinasi: Guru dapat mendorong anak-anak untuk melanjutkan cerita dengan cara yang mereka inginkan. Hal ini akan merangsang kreativitas anak-anak dan membantu mereka untuk mengembangkan kemampuan bercerita secara tertulis.

Dengan melibatkan anak-anak secara aktif dalam proses pembelajaran, guru dapat membantu mereka untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan literasi dengan lebih mendalam dan maksimal.

Tantangan Signifikan dalam Pendidikan: Memahami dan Menghadapi Perubahan.

Dalam mengemban tugasnya, guru-guru di Indonesia menghadapi serangkaian tantangan yang memerlukan perhatian serius. Kesuksesan pembelajaran yang bermakna tidak hanya bergantung pada pemahaman kurikulum, tetapi juga pada kemampuan merancang dan mengimplementasikan pembelajaran.

Beberapa tantangan umum meliputi:

1. Perlu pengembangan lebih lanjut pada kompetensi guru.
2. Kerapnya perubahan kurikulum.
3. Kebutuhan pemahaman dan implementasi kurikulum yang belum sepenuhnya terpenuhi.
4. Guru-guru harus mengikuti perubahan kurikulum dengan pembekalan yang terbatas, menguasai kompetensi pedagogi menjadi krusial.
5. Kompetensi literasi guru yang masih perlu ditingkatkan.
6. Sarana dan prasarana sekolah yang belum memadai.
7. Alat ajar yang belum optimal untuk mendukung kegiatan belajar.

Semua tantangan ini menjadi bagian integral dalam upaya guru untuk merancang dan mengimplementasikan pendidikan yang memberi makna di Indonesia.

IMG 20240226 WA0054

Kami selaku guru pembimbing didalam kegiatan atau program Pengembangan Strategi Belajar Guru yang digelar oleh Rotary Club’ Jakarta Menteng dan Rotary Club Jakarta Cinere sangat berterima kasih karena telah menjadi bagian didalam program tersebut, semoga apa yang sudah kami sampaikan kepada Guru-guru SDN Kadusewu dapat diterapkan di Sekolah, dan dapat melahirkan anak-anak yang menjadi masa depan Bangsa Indonesia. “Ucap Ranny Kartabrata dan Gita.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *