Subang. Penanews.net _ Jawa Barat Kodim 0605/Subang menggelar syukuran pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan syukuran berlangsung sederhana namun penuh makna di lokasi TMMD, dengan tradisi botram bersama warga.
“Alhamdulillah TMMD ke-130 di Desa Cupunagara ini berjalan lancar, syukuran ini bentuk rasa syukur kita atas kebersamaan TNI dan rakyat dalam membangun desa,” ujar Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deni Widi Anggoro.
TMMD kali ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”. Desa Cupunagara dipilih karena aksesnya yang masih terisolir dan membutuhkan sentuhan pembangunan untuk membuka konektivitas antar dusun.
“Kami memilih Cupunagara karena ini wilayah yang butuh percepatan pembangunan, dengan TMMD kita ingin negara benar-benar hadir sampai ke pelosok,” tuturnya.
Sejumlah program fisik digenjot dalam TMMD ke-130 ini. Sasaran utamanya adalah pembukaan jalan baru sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 4 meter yang akan menjadi urat nadi ekonomi warga, ditambah pembangunan jembatan penghubung.
“Jalan 1,5 KM kali 4 meter ini sangat vital, akan memangkas waktu tempuh warga ke kebun dan ke pusat desa, ekonomi pasti akan bergerak,” jelasnya.
Tak hanya jalan, Kodim 0605/Subang juga menyasar kebutuhan dasar warga. Programnya meliputi pembuatan bak penampungan air bersih 1 unit untuk mengatasi krisis air, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) 1 unit, pembangunan pos kamling 1 unit, serta rehabilitasi masjid 1 unit.
“Kami tidak hanya bangun jalan, tapi juga 1 titik bak penampungan air bersih, bedah rutilahu 1 unit, pos kamling 1 unit, dan masjid 1 unit, karena TMMD harus menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya.

Warga Desa Cupunagara menyambut antusias program tersebut. Kebersamaan yang terlihat saat syukuran, duduk lesehan bersama di atas terpal biru dengan latar spanduk TMMD ke-130, menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI-Rakyat yang sesungguhnya.
“Harapannya setelah TMMD selesai, warga bisa menjaga dan merawat semua hasil pembangunan ini secara gotong royong, ini adalah milik kita bersama,” pungkas Letkol Deni.
Indri.










