oleh

Transformasi dan Kolaborasi SMK Dalam Menghadapi Era Disrupsi

Penulis : Mansyur

penanews.net _Yogyakarta. Tantangan yang dihadapi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) tidak sekadar kebutuhan terciptanya link and match. Dunia pendidikan perlu menemukan kembali perannya agar manusia tidak tergantikan oleh kecerdasan buatan seperti tehnologi misalnya.

Hal ini disampaikan Muhammad Nur Rizal, S.T. M.Eng, Ph.D, Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) dalam webinar yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV MOE), Sabtu (23/1).
“Inisiatif yang berasal dari atas (top down) hasilnya tidak optimal. Dibutuhkan transformasi dan kolaborasi, “imbuhnya

Dikutip dari suaramerdeka.com, lulusan Master Of Engineering Chulalongkorn University dan Doctor Of Philosophy Monash University ini juga menyampaikan bahwa selama ini banyak upaya kebijakan dari pusat seperti K13, insentif guru, profesi guru, program Sekolah Ramah Anak, dan berbagai inisiatif lain. Tapi hasilnya tidak memberikan efek langsung dalam menghadapi era disrupsi.

Dari pengamatan penulis perubahan besar dan mendasar terjadi hampir di setiap bidang kehidupan. Kini, cara manusia hidup dan menikmati kehidupan cukup berbeda dengan era-era sebelumnya. Perubahan itu memberi peluang sekaligus tantangan bagi seluruh sektor, termasuk dunia pendidikan.

Bahkan sejumlah ahli manajemen mengatakan bahwa perubahan besar dan mendasar tidak terjadi secara bertahap seperti orang meniti tangga. Perubahan pada era ini bisa jadi lebih menyerupai ledakan gunung berapi yang meluluhlantakkan ekosistem lama dan menggantinya dengan eksosistem baru.

Dunia bisnis misalnya adalah ‘korban’ yang terdampak paling awal. Beberapa perusahaan besar dan mapan tumbang dalam waktu singkat akibat munculnya pesaing baru yang tak teramalkan sebelumnya. Inovasi yang terus dibangun belum cukup membuat selamat dari ledakan perubahan yang masif dan di luar dugaan itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed