Truk Tambang Kembali Langgar Jam Operasional Melintas, Petugas Satpol PP Langsung Berikan Tindakan Tegas

Bogor. penanews.net _ Jawa Barat. Pelaksanaan jam operasional bagi lalu lintas kendaraan pengangkut hasil tambang yang melintas di jalan raya Parungpanjang, kembali di langgar oleh para sopir pengendara truk besar angkutan tambang atau tronton.

Padahal pemberlakuan jam operasional tersebut dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada masayarakat umum agar bisa melakukan aktivitas sehari hari dengan lebih aman dan nyaman serta tanpa dihantui kekhawatiran terutama saat jam sibuk seperti anak sekolah, di pasar, kantor – kantor dan lainnya.

“Tapi lagi – lagi, masih ada saja sopir truk tronton yang membandel dan melanggar aturan jam operasional melintas yang telah disepakati bersama tersebut. Kami ambil tindakan tegas dan hasilnya enam kendaraan kami putar balikan arah,” ucap Dadang Kosasih Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Parungpanjang, Minggu (12/12/2021).

Dadang mengaku heran atas aks para sopir truk tronton yang kembali nekat melanggar aturan jam operasional. Padahal, sambungnya, sudah hampir 3 bualan terakhir tidak ada kendaraan truk tronton yang lewat di jam operasional. Sehingga hal ini dikeluhkan oleh warga masyarakat umum pengguna jalan.

“Sekarang para sopir truk tronton sudah mulai lagi berani lewat dan melanggar jam oprasional. Lewatnya di setiap jam istirahat. Jadi setiap anggota Satpol PP sedang istirahat antara jam 12.00 dan jam 15.30 WIB, mereka melintas,” tutur pria yang akrab disapa Hemgki tersebut.

Ia menjelaskan, akibat ulah dari para oknum sopir truk angkutan tambang, masyarakat seringkali mengeluhkan kepada petugas Satpol PP. Padahal, para petugas saat jam tersebut edang dalam waktu istirahat.

“Akhirnya sudah selama dua hari ini petugas kami bersama warga kembali melakukan penjagaan di depan kantor kecamatan. Harapannya agar oknum pengemudi truk tronton tidak lagi terus melanggar aturan jam oprasional.” tukas Hengki.

 

Pewarta : Boim / Fahry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *