Warga Parung Panjang Akan Gugat Perbup Nomor 120/2021 Kabupaten Bogor

Bogor. penanews.net _ Jawa Barat. Warga Parungpanjang yang tergabung dalam MP3 mengelar diskusi menyikapi diterbitkan nya PerBup Kabupaten Bogor nomor 120/2021, warga menilai PerBup Kabupaten Bogor tidak berpihak kepada masyarakat atau terdapat kelemahannya. Hal ini tertuang di BAB II Pasal 2 Ruang Lingkup dan BAB III Pasal 3 Pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang

Pengaturan dalam peraturan Bupati ini meliputi :

a. Pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang
b. Rambu lalulintas
c. Manajemen dan rekayasa lalulintas
d. Sosialisasi
e. Pengawasan, penertiban dan evaluasi
f. Sanksi

Tentang pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang pada pasal 3 poin 1). Waktu operasional kendaraan angkutan barang khusus

Seharusnya Pemkab Kabupaten Bogor melakukan kajian yang matang sebelum PerBup ini diterbitkan dan diimplementasikan sebagai solusi jangka pendek

PerBup tersebut tidak menjawab masalah utama. Kerusakan infrastruktur jalan, Kemacetan, kecelakaan di Kecamatan Parungpanjang,Rumpin, Gunung Sindur dan Ciseeng

Diterbitkan PerBup Bupati Bogor tapi implementasi nya belum terlaksana dengan baik

Menyikapi hal tersebut Masyarakat Peduli Parung panjang MP3 dan Aliansi Gerakan Jalur Tambang akan melakukan uji materi ke Mahkamah Agung ( MA ) sebagai pertimbangan atas diterbitkan nya PerBup Kabupaten Bogor Nomor : 120/2021

Warga Parungpanjang akan surati Bupati Bogor untuk menyampaikan revisi PerBup Nomor : 120/2021 Kabupaten Bogor dengan poin sebagai berikut :

1. Warga Parungpanjang minta PerBup Kabupaten Bogor dikaji ulang/revisi, pembatasan jam operasional pukul 20: 00-05 : 00 (WIB) menjadi 21 : 00-05 : 00 dimulut Tambang berlaku untuk roda enam dan sepuluh roda

2. Dibuatkan kantung parkir disetiap wilayah operasional tambang

3. Penerapan ketegas dilapangan Pemerintah, Dishub, dan Dislantas dalam menerapkan saksi tegas bagi yang melanggar jam operasional/PerBup Kabupaten Bogor. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *