Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Sebuah musibah tragis memecah sunyi dini hari Kampung Jabon Mekar, Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Minggu 23 Agustus 2026.
Seorang perempuan berusia 40 tahun dilaporkan terjatuh ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 17 meter, Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 00.20 WIB. Diduga korban terpeleset saat berada di sekitar bibir sumur.
Laporan resmi kejadian ini diterima petugas gabungan pada pukul 01.30 WIB dari masyarakat.Situasi darurat, nyawa harus segera diselamatkan.
Tim Rescue Gabungan Damkar dan BPBD langsung diberangkatkan dari Mako Cibinong sekira pukul 02.09 WIB menggunakan Unit Rescue 01 F 9588 G. 31 menit kemudian, tepat pukul 02.40 WIB, tim tiba di lokasi.
Di lokasi, Tim Rescue Gabungan dan petigas Polsek Parung terlebih dulu mengamankan lokasi kejadian dan menenangkan keluarga korban yang diliputi kecemasan.
Tanpa membuang waktu, asesmen dilakukan. Kondisi sumur sangat tidak bersahabat: diameter sempit, udara terbatas kedalaman 17 meter. Di dasar, korban ditemukan dalam kondisi lemas, alami sesak napas.
“Evakuasi dilakukan dengan sangat hati – hati. Karena satu kesalahan kecil terjadi bisa berakibat fatal bagi korban maupun petugas,” ungkap seorang petugas tim resque Damkar.
Dengan peralatan lengkap: helm, sarung tangan, tripod, tali karmantel, sit harness, dan perlengkapan mountaineering,, tim menerapkan teknik hauling system.
“Sistem pengangkatan bertahap ini dipilih karena dinilai paling aman untuk medan sesempit ini,” ujar M. Ridwan Danru tim penyelamat.
Tim Rescue Gabungan bekerja hati – hati dan dengan presisi. Selama 25 menit, fokus, doa, dan koordinasi menjadi satu. Setiap tarikan tali adalah harapan. Setiap aba-aba adalah nyawa yang dipertaruhkan.
“Alhamdulillah, akhirnya, pukul 03.05 WIB, korban berhasil diangkat ke atas permukaan dalam keadaan selamat,” imbuhnya.
Setelah dievakuasi, korban langsung mendapat penamganan medis awal. Korban mengalami luka ringan dan lemas. Korban langsung dibawa tim medis guna pemeriksaan lebih lanjut
“Alhamdulillah korban selamat. Kami hanya menjalankan tugas kemanusiaan. Dan mengutamakan keselamatan korban dan personel,” ujar salah satu anggota tim di lokasi.
Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah mengatakan kegiatan selesai pukul 04.00 WIB dan situasi dinyatakan telah aman dan kondusif.
“Sinergi kuat antara semua pihak ini yang mampu menyelamatkan nyawa korban. Terimakasih kepada semua petugas yang terlibat,” pungkasnya.
Sementara itu Komandan Damkar Sektor Parung, Suherman Kosasih mengatakan giat penyelamatan itu dilakukan personil yang terlatih.
Para petugas tim resque adalah M. Ridwan (Danru), Dhafi Athala, Azryl M R, Iqbal, Erwin Zulpian Nur (Danru), Muhammad Zaenal (Dantim Rescue), Muhammad Rifky Fauzan, Ali Ibrahim, M. Hizba Syahriandro, Ahmad Bagas Alfazli.
Bagi warga Jabon Mekar, malam itu bukan hanya tentang sumur dalam. Tapi tentang harapan yang diangkat kembali ke permukaan oleh tangan-tangan yang tidak kenal lelah.
Saat dunia tertidur, ada orang-orang yang terjaga. Demi memastikan satu nyawa tetap bisa melihat matahari esok pagi.
Boim / Fahry







