Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Dari dinginnya Cibinong, bentuk cinta dan peduli dikirimkan sejauh ribuan kilometer. Itulah yang dilakukan Komunitas Polisi Baik Polres Bogor bersama Mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur yang saat ini tengah menuntut ilmu di Bogor.
Bantuan kemanusiaan senilai 100 juta berhasil dikumpulkan secara swadaya seluruh jajaran personel Polres hingga Polsek se-Kabupaten Bogor. Dana itu kini telah disalurkan langsung kepada warga terdampak bencana alam tepatnya di Kelurahan Tanarata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.
Tidak hanya mengumpulkan dana, Polres Bogor juga menerjunkan 3 personel dari Komunitas Polisi Baik untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran.
Mereka menempuh perjalanan lintas pulau, mendampingi perwakilan dari mahasiswa NTT yang telah menjadi jembatan komunikasi dengan warga lokal terdampak bencana.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikumpulkan anggota, sampai ke tangan yang paling membutuhkan. Ini bukan sekadar serah terima, tapi wujud hadir kami,” ujar salah satu personel di lokasi.
Kapolres Bogor Polda Jawa Barat AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K.,mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, aksi ini adalah bukti bahwa polisi bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga merangkul pemuda untuk jadi agen kebaikan.
“Mahasiswa adalah mitra strategis. Ketika polisi dan mahasiswa jalan bersama, maka solusi untuk rakyat akan lebih cepat terwujud,” tegas Kapolres Bogor.
Apresiasi kegiatan kemanusiaan dan kepedulian sosial ini mendapat banyak apresiasi. Termasuk dari Tri Rahman, perwakilan Mahasiswa NTT di Bogor yang ikut mengawal penyaluran bantuan kemanusiaan.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Bogor dan seluruh jajaran. Bisa ikut mengawal bantuan Rp100 juta ini sangat berkesan. Untuk saudara-saudara kami di Tanarata, bantuan ini bukan hanya materi. Ini adalah bukti bahwa mereka tidak sendiri,” tutur Tri dengan mata berkaca.
Bagi warga Tanarata yang berjuang pulih pasca bencana, bantuan ini diharapkan bisa mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi.
Sinergi ini menjadi pesan kuat bagi semua bahwa di tengah perbedaan pulau, suku, dan profesi, Indonesia tetap satu. Polisi dan mahasiswa, sama-sama mengulurkan tangan.
Polres Bogor berharap, langkah kecil ini bisa menjadi sebuah jembatan besar. Jembatan bagi kemanusiaan, persaudaraan, dan harapan.
Boim





