oleh

Anggota Polsek Rumpin Hadiri Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup di Lokasi Stunting

Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Pemerintah Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup di lokasi stunting tahun 2025. Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program nasional dalam penanganan stunting. (11/9).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan DLH, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga aparat keamanan setempat. Hadir pula Aiptu Ateng Nasuta, anggota Polsek Rumpin Polres Bogor, yang memberikan dukungan atas terlaksananya kegiatan tersebut. Kehadiran aparat kepolisian ini menandakan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Dra. Surya Sumini Ketua tim KPSM dari pihak DLH menekankan bahwa pengelolaan lingkungan hidup tidak hanya sebatas menjaga kebersihan, tetapi juga mencakup pengendalian limbah rumah tangga, pelestarian sumber air, serta penghijauan. Semua aspek tersebut sangat berpengaruh terhadap kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang rentan terhadap stunting.

Pemerintah Desa Mekarsari berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih memahami keterkaitan antara kondisi lingkungan dengan kesehatan keluarga. Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan terjaga, upaya pencegahan stunting di wilayah desa diharapkan bisa lebih optimal.

Aiptu Ateng Nasuta dalam kesempatan itu juga menyampaikan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. “Kami dari kepolisian sangat mendukung kegiatan ini, karena lingkungan yang sehat akan berdampak pada kehidupan masyarakat yang lebih baik. Mari kita mulai dari hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan air, dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selain memberikan pemahaman, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi antara pemerintah, aparat, dan warga. Beberapa perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi serta kendala yang dihadapi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini akan menjadi catatan penting bagi pemerintah desa dan DLH dalam merumuskan langkah tindak lanjut yang lebih efektif.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Mekarsari semakin meningkat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Sinergi antara pemerintah desa, DLH, aparat kepolisian, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga upaya pencegahan stunting di tahun 2025 dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

 

 

(Boim)