Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Bencana alam puting beliung menerjang Kampung Parakanomas RT 01, 02, dan 03 RW 01, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut sejak siang hari.
Terjangan angin puting beliung menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, genteng, dan beberapa bangunan semi permanen. Berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas di lapangan, sedikitnya 50 rumah terdampak akibat bencana tersebut.
Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, S.H., mengatakan pihaknya menerima laporan awal dari Kepala Dusun Kampung Parakanomas terkait adanya kerusakan rumah warga akibat angin puting beliung. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Rumpin langsung diterjunkan ke lokasi guna melakukan pengecekan, pengamanan, serta membantu proses penanganan awal bersama aparat terkait.
“Begitu menerima informasi dari aparatur wilayah, kami segera mengerahkan personel ke lokasi untuk memastikan kondisi masyarakat, membantu evakuasi ringan, serta melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini,” ujar Kompol Suyoko.
Ia menegaskan, pihak kepolisian bersama BPBD dan aparat desa terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan pascabencana. Selain melakukan pendataan kerusakan, petugas juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Kami mengimbau warga untuk tetap berhati-hati, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang kembali terjadi. Apabila terdapat kondisi darurat atau kerusakan tambahan, masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat agar bisa segera ditangani,” tambahnya.

Sementara itu, Pawas Polsek Rumpin AKP Candra Poerba, S.H., yang turut memimpin penanganan di lapangan menjelaskan bahwa sebagian besar rumah warga mengalami kerusakan ringan, seperti atap beterbangan dan genteng pecah. Namun, terdapat pula beberapa rumah yang mengalami kerusakan kategori sedang akibat kuatnya terpaan angin.
“Personel gabungan bersama warga langsung melakukan penanganan awal dengan membersihkan material yang berserakan dan membantu warga mengevakuasi barang-barang berharga agar tidak terkena hujan. Hingga saat ini situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif,” jelas AKP Candra Poerba.
Meski menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Penanganan bencana melibatkan personel Polsek Rumpin, Bhabinkamtibmas, aparat Desa Tamansari, ketua RT/RW, Kepala Desa Tamansari, serta tim dari BPBD Kabupaten Bogor yang hingga Minggu petang masih melakukan pendataan lanjutan terhadap rumah-rumah terdampak.
Boim







