Pegubin/Oksibil — Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, S.T., M.Si., secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang.
Penyerahan SK berlangsung di halaman Kantor Bupati Pegunungan Bintang, Rabu (19/8/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP., Asisten I Agustinus Taplo, S.STP., Asisten II Nicolaus Uropmabin, S.IP., M.Si., serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Bupati menyampaikan bahwa pengangkatan CPNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab sebagai aparatur negara.
“Yang saya mau, kalian harus bekerja. Kalian adalah karyawan negara yang memiliki tugas untuk melayani masyarakat sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing,” tegas Spei.
Ia meminta CPNS yang telah menerima SK tidak menjadikan hak sebagai satu-satunya ukuran dalam bekerja. Menurutnya, aparatur harus lebih dahulu memahami kewajiban, disiplin, serta tanggung jawab di tempat tugas.
Spei secara khusus mengingatkan tenaga guru, perawat, tenaga kesehatan maupun pegawai administrasi agar hadir tepat waktu dan berada di tempat tugas.
“Jangan lebih banyak menuntut hak daripada menjalankan kewajiban. Guru harus mengajar, perawat harus memberikan pelayanan, dan pegawai di kantor harus menyelesaikan tugas administrasi,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan CPNS agar tidak mudah mengeluh ketika ditempatkan di wilayah yang memiliki keterbatasan geografis. Ia mencontohkan para guru dan tenaga pelayanan generasi sebelumnya yang tetap mengabdi meski menghadapi keterbatasan jalan, listrik, komunikasi dan fasilitas lainnya.
Menurut Spei, kondisi Pegunungan Bintang saat ini telah jauh berkembang dibandingkan masa lalu. Karena itu, generasi ASN baru harus mampu menunjukkan semangat pengabdian yang lebih kuat.
“Dulu orang bekerja dengan kondisi yang sangat sulit, tetapi mereka tidak mengeluh. Mereka bertahan dan mendidik generasi. Saya mau kalian juga mempunyai jiwa pengorbanan seperti itu,” katanya.
Bupati berharap CPNS Formasi 2024 dapat menjadi kekuatan baru dalam mempercepat pelayanan pemerintahan dan pembangunan di Pegunungan Bintang. Ia juga meminta para ASN terus belajar, membaca dan meningkatkan kemampuan, terutama dalam menghadapi tuntutan administrasi pemerintahan yang semakin berbasis digital.
“Jangan hanya membaca media sosial. Banyak membaca buku, belajar dan tingkatkan kemampuan. Kalian harus mampu mengikuti perkembangan sistem pemerintahan,” pesan Spei.
Penyerahan SK CPNS Formasi 2024 ini menjadi bagian dari proses pengisian kebutuhan aparatur di lingkungan Pemkab Pegunungan Bintang. Sebelumnya, Pemkab Pegubin juga telah menyerahkan SK CPNS tahap pertama sebanyak 189 orang dari total 700 formasi CPNS 2024.

Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana meminta para CPNS Formasi 2024 yang telah menerima Surat Keputusan (SK) agar siap ditempatkan dan bertahan di wilayah tugas masing-masing. Pesan tersebut disampaikan Spei saat menyerahkan SK CPNS secara simbolis di halaman Kantor Bupati Pegunungan Bintang, Rabu (19/8/2026).
Menurut Bupati, tantangan geografis Pegunungan Bintang tidak boleh menjadi alasan bagi aparatur negara untuk meninggalkan tempat tugas. Ia mengatakan, kondisi pelayanan pemerintahan saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan masa lalu. Infrastruktur komunikasi, listrik dan akses transportasi terus berkembang.
“Sekarang sudah ada internet, komunikasi dan listrik. Kondisi sudah jauh berbeda dengan zaman dulu. Karena itu saya berharap kalian bisa bertahan dan bekerja di tempat tugas,” kata Spei.
Spei kemudian menceritakan pengalaman generasi sebelumnya yang bekerja dalam keterbatasan. Guru, perawat dan aparatur pemerintahan pada masa lalu tetap menjalankan tugas meski fasilitas sangat terbatas. Menurutnya, semangat tersebut perlu diwariskan kepada generasi ASN yang baru.
“Kesuksesan itu ada pada diri masing-masing, Jangan selalu mengeluh karena keadaan, Orang yang bisa bertahan dalam keterbatasan akan memiliki pengalaman dan kemampuan untuk menyelesaikan persoalan,” ujarnya.
Bupati juga meminta ASN yang ditempatkan di kampung-kampung agar mampu beradaptasi dengan masyarakat. Ia menilai pengabdian tidak hanya diukur dari jabatan maupun besarnya penghasilan, tetapi dari seberapa besar kehadiran ASN memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut dinilai penting mengingat Pegunungan Bintang memiliki kondisi geografis yang menantang dan sebagian wilayah masih menghadapi keterbatasan akses.
Pada penyerahan SK sebelumnya, Bupati juga telah menekankan agar pegawai yang ditempatkan di wilayah tugasnya tetap bekerja, tidak saling menyalahkan dan tidak mudah mengeluh. Spei berharap para CPNS Formasi 2024 dapat menjadi generasi aparatur yang memiliki daya tahan, integritas dan semangat pelayanan.
“Jadilah ASN yang benar-benar hadir untuk masyarakat. Jangan hanya mengejar hak, tetapi jalankan kewajiban. Utamakan kewajiban maka hak anda sepenuhnya akan diberikan ,” tegasnya










